SuaraBali.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Denpasar mengembalikan anggaran Pemilihan Wali Kota (Pilwali) 2020 sebesar Rp 1.504.440.670 ke kas Daerah Kota Denpasar.
Ketua Bawaslu Kota Denpasar I Putu Arnata menuturkan, Pilwali 2020 lalu pihaknya mengajukan rancangan anggaran belanja (RAB) atau kebutuhan anggaran sebanyak Rp 7.300.000.000.
Dari anggaran sebanyak itu digunakan untuk pengawasan dan pelaksanaan kegiatan Bawaslu Kota Denpasar sebesar Rp 5.795.559.330.
“Penghematan anggaran menjadi upaya kami untuk mengelola keuangan daerah secara hati-hati dengan berpedoman asas kebutuhan. Artinya kami berupaya untuk menghemat secara efektif dan efisien anggaran,” ungkap Arnata dilansir laman BeritaBali, Jumat (23/4/2021).
Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menerangkan, penghematan anggaran itu tidak mengurangi kinerja Bawaslu.
Berita Terkait
-
Bupati Terpilih WN Amerika Disikualifikasi, KPU Gelar Pilkada Ulang
-
Tok! MK Batalkan Kemenangan Bupati Sabu Raijua Orient Riwu Kore
-
Pembekalan Kepala Daerah Terpilih, Kemendagri Soroti 3 Kebijakan Ini
-
SSC: Muncul Nama Bupati Thoriqul Haq di Bursa Pilkada Jatim Mengejutkan
-
Survei Pilgub Jatim 2023, Khofifah, Risma Hingga Emil Dardak Teratas
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026
-
BRI Perkuat Keuangan Berkelanjutan: Salurkan Rp93,2 Triliun untuk Pembiayaan Ramah Lingkungan
-
Warga Serahkan Elang Tikus Terjerat dan Bayi Lutung ke BKSDA