"Tentu waktu itu buat saya antara takut tapi penasaran. Karena kami dulu mindset-nya di luar agama kami seolah-olah adalah jalan kesesatan," ucap Tere.
Tere pun membaca beberapa ayat-ayat Alquran sehingga membuka cara berpikirnya tentang Islam.
"Singkat cerita Allah izinkan saya menemui ayat-ayat yang membuka cakrwala berpikir saya. Sebenarnya secara logik saya sudah, 'ok just make sense'. Tapi waktu itu hati saya masih keras, saya sempat agnostik mungkin sekitar setahun. Jadi saya sempat, 'ok lah agama ini buatan manusia. Yang penting saya tahu Tuhan saya satu. Pokoknya mau saya sebut dengan suka-suka saya, pasti Tuhan mau tahu'. Dulu mikirnya seperti itu," jelas Tere.
Tere pun baru resmi menjadi seorang maualaf sejak tahun 2000. Namun saat itu dia merasa ilmu-ilmu tentang Islam masih sedikit.
Baca Juga: Kisah Berliku Tere hingga Akhirnya Menjadi Mualaf
"Qadarullah, 2 September 2000 saya bersyahadat. Saya pikir waktu sudah selesai. Ternyata nggak sampai di situ. Yang namanya iman itu harus dipupuk. Memupuknya pakai apa? Memupuk yang optimal pakai rasa cinta. Cinta kepada siapa? Kepada Allah dan rasulnya," jelas Tere.
Tere mengungkap, sebelum menjadi mualaf ia mengaku bermimpi bertemu dengan sebuah cahaya yang mengajukan beberapa pertanyaan.
"Sampai akhirnya dapat kode keras. Dikasih mimpi. Waktu itu terkujur kaku dalam gelap dan ditanya sama sebuah cahaya. Cahaya itu tanya, siapa Tuhan Mu? Siapa nabi mu? Almhamdulilah Allah kasih saya bangun dan bangunnya sudah keringet dingin," ungkap Tere.
Bagi perempuan 41 tahun itu, mimpi itu merupakan pesan dari langit mengenai kebenaran Islam. Pasalnya pertanyaan yang diajukan Tere oleh cahaya itu, merupakan pertanyaan malaikat kepada seorang muslim di dalam kubur.
"Ini kode keras. Buat saya itu pesan dari langit karena sebelumnya rasional saya sudah diberikan informasi yang valid tentang kebenaran agama ini, tapi hati saya belum tersentuh," ujar Tere.
Baca Juga: 15 Quotes Terbaik Tere Liye. Cocok Dijadikan Caption!
Hingga akhirnya Tere berkonsultasi mengenai mimpinya dengan beberapa guru. Dari situ Tere pun akhirnya mantab mengucapkan dua kalimat syahadat.
Berita Terkait
-
4 Seleb Dapat Hidayah Jadi Mualaf Lewat Mimpi, Ruben Onsu Diingatkan Jaga Salat oleh Ibu
-
Ulasan Novel Rindu karya Tere Liye: Perjalanan Panjang Menemui Makna Hidup
-
Kutipan Bijak Novel Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye, Mengesankan!
-
Ulasan Novel Bibi Gill: Dari Perempuan Rapuh Menjadi Perempuan yang Kuat
-
Menyelami Novel Sunset Bersama Rosie, Memahami Arti Cinta, Kehilangan, dan Persahabatan
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak
-
Belasan Granat Aktif Ditemukan di Huntara Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-laki
-
Nyepi Jembrana Jadi Sorotan: Gubernur Koster Rencanakan Pertemuan dengan Tokoh Islam di Bali
-
Nasabah BRI Diimbau Waspada, Ini Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
Jadwal Pertandingan Bali United di Liga 1 Bulan April 2025, Teco Minta Pemain Jangan Gendut