"Pada 1911 M sebagian dari keluarga raja kembali ke Mengwi dan Pura Taman Ayun dirawat kembali," katanya.
Dia menjelaskan, pada Sabtu 20 Januari 1971 Masehi, terjadi bencana alam gempa bumi (gejer) yang amat dahsyat sehingga banyak dari bangunan-bangunan yang ada, roboh dan rusak.
"Namun bisa dipugar kembali satu demi satu hingga kini, seperti yang disaksiakan sampai saat ini," paparnya.
Adapun upacara piodalan di Pura Taman Ayun jatuh pada Selasa, Kliwon Wuku Medangsia atau setiap 210 hari sekali (tiap-tiap 6 bulan Bali).
Pura Taman Ayun sudah banyak dikunjungi wisatawan sejak sebelum perang dunia.
Pengemongnya adalah keluarga Puri Gede Mengwi yang dibantu sebuah Panitia yang terdiri dari para prajuru adat, seperti kelian Desa Adat, sekecamatan Mengwi terdiri dari 38 Desa Adat yang disebut dengan "Mangu Kertha Mandala".
Berita Terkait
-
Wisatawan Asing ke Bali Harus Tes PCR dan Karantina 5 Hari
-
Wisata Bali: Kemenperin Dukung Pilot Project Mobil Listrik Bagi Wisatawan
-
Bali Akan Jadi Sentra Wisata Berbasis Medis
-
Wisata Bali: Makin Seru Diantar Menjelajah Pakai Mobil Listrik
-
Wisata Bali: Pura Kereban Langit di Mengwi untuk Nunas Pemargi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas