SuaraBali.id - Clift Sangra, suami Suzzanna ungkap isi peti jenazah Suzzanna yang dikuburkan. Ternyata isi peti itu bukan hanya jenazah Suzzanna saja.
Hal itu diungkapkan Clift Sangra belum pernah diungkapkan di media lain. Awalnya, Clift Sangra menunjukkan benda-benda peninggalan Suzzanna di rumahnya. Clift pun teringat soal permintaan terakhir sang istri.
Melansir video yang diunggah Trans TV Official dan Insert Investigasi, Clift membuka sesuatu yang besar kemungkinan belum diketahui publik.
Menjelang akhir hidupnya, Suzzanna rupanya meminta pada Clift agar lipstik yang kerap dipakainya dimasukkan ke dalam peti mati ketika ia meninggal.
Baca Juga: Lemari Suzzanna Dibongkar Setelah 13 Tahun Tertutup, Isinya Bikin Merinding
"Ini kan ada tas, minyak wangi, bedak. Kalau lipstik, sesuai permintaan bunda sendiri, dimasukkan ke dalam peti mati. Itu lipstiknya bunda yang sering dipakai bunda setiap hari. Bunda pernah bilang sama saya, 'Kalau saya meninggal, ini lipstiknya dimasukkan ke dalam peti.' Jadi begitu bunda dimasukkan ke dalam peti mati, lipstiknya saya taruh di tangannya bunda," kata Clift.
Lemari Suzzanna Dibongkar
Lemari Suzzanna dibongkar setelah 13 tahun meninggal dunia. Lemari Suzzanna juga tertutup selama 13 tahun. Suami Suzzanna, Clift Sangra menguak isi lemari Suzzanna.
Clift Sangra mengatakan bahwa dirinya masih menyimpan semua barang pribadi Suzzanna sejak kepergian sang istri 13 tahun lalu.
Pada momen itu, Clift Sangra memperlihatkan kamar Suzzanna yang menjadi saksi sang aktris menghembuskan napas terakhir.
Baca Juga: Ditonton Jutaan Kali, Wallpaper HP Pria Ini Bikin Warganet Tercengang
Kasur di kamar Suzzanna itu tampak begitu rapi. Beberapa kebaya yang sering dipakai Suzzanna juga tergantung di dinding kamar.
"Ini peninggalan-peninggalan bunda (Suzzanna). Ada tempat tidur, kursi tempat bunda duduk kalau berdoa. Ini baju-bajunya masih saya simpan," ujar Clift.
Kemudian, tibalah saatnya Clift memperlihatkan isi lemari yang konon sudah 13 tahun tidak pernah dibuka.
"Ini tas bunda yang sering dipakai bunda kalau pergi. Ini minyak wangi dan bedak yang pernah dipakai sama bunda, masih saya simpan. Ini belum banyak yang tahu, baru saya buka, tapi lemari yang sebelah ini nggak bisa dibuka. Mungkin isinya baju-baju," kata Clift menjelaskan secara detail.
Suzzanna bernama lengkap Suzzanna Martha Frederika van Osch. Suzzanna meninggal di usia 66 tahun pada 15 Oktober 2008.
Suzzanna bintang film horor Indonesia yang berkecimpung di dunia layar perak sejak tahun 1950-an hingga 1990-an.
Wanita bergelar "Ratu Film Horor Indonesia" ini terkenal lewat film-film panas dan mistik, seperti Bernafas dalam Lumpur (1970), film legendaris Beranak Dalam Kubur (1971), Pulau Cinta (1978), dan Ratu Ilmu Hitam (1981).
Kariernya berawal saat memenangkan kontes "Tiga Dara" dan diaudisi oleh Usmar Ismail. Suzzanna, yang mendapat julukan The Next Indriati Iskak, meraih penghargaan melalui Asrama Dara, di antaranya The Best Child Actress (Festival Film Asia, Tokyo, 1960), dan Golden Harvest Award. Dia juga meraih gelar Aktris Terpopuler se-Asia dalam Festival Film Asia Pasifik di Seoul tahun 1972.
Suzzanna menikah dengan aktor Dicky Suprapto dan dikaruniai dua anak, yakni Ari Adrianus dan Kiki Maria. Kiki Maria juga mengikuti langkah ibunya ke dunia pentas. Sementara Ari Adrianus telah meninggal pada tahun 1977.
Setelah berpisah, Suzzanna tinggal bersama dengan Clift Sangra. Mereka memiliki seorang anak angkat, Rama Yohanes.
Berita Terkait
-
9 Potret Rumah Mewah Artis Terbengkalai: Suzzanna sampai Syahrini, Bikin Merinding!
-
Film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon, Jangan Nonton Sendirian!
-
Sudah Nikah Lagi, Clift Sangra Masih Sering Melihat Penampakan Mendiang Suzanna
-
Inilah 2 Permintaan Terakhir Suzanna sebelum Wafat, Salah Satunya Minta Suami Nikah Lagi
-
Clift Sangra Ungkap Kisah Mencekam Selama 40 Hari Meninggalnya Suzzanna
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan