SuaraBali.id - Seorang pria bertato terlibat kasus provokasi belasan remaja agar mengarak ogoh-ogoh pada malam pengerupukan di seputaran Banjar Liligundi, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara. Sebelumnya pria bertato ini juga terlibat dalam penusukan pecalang.
Pria bertato ini berinisial MM alias Jeruk. Dia ditangkap di malam pengerupukan, Sabtu (13/3/2021).
Penangkapan tersangka Jeruk dibenarkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Senin (15/3/2021).
Kombes Jansen mengatakan selain mengamankan Jeruk, pihaknya juga mengamankan belasan remaja di TKP.
"Pelaku kami amankan karena memprovokasi orang yang bukan warga disana," ungkapnya.
Perwira melati tiga di pundak itu menjelaskan dalam pengamanan Hari Raya Nyepi pihaknya mengerahkan ribuan personel di lapangan.
Sejumlah personel disebar untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan seperti pengarakan ogoh ogoh, orang-orang yang tidak mentaati peraturan pada malam pengerupukan.
"Jadi kami mendapat informasi ada rencana pengarakan ogoh-ogoh di TKP," terangnya.
Adanya informasi pengarakan ogoh ogoh sekitar pukul 17.15 WITA, tim gabungan Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat bergerak ke lokasi dan mengamankan belasan orang, sebagian diantaranya remaja.
Baca Juga: Suasana Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1943 di Bali
Ada 18 remaja yang mengarak ogoh-ogoh dan pelaku salah satunya. Mereka dibawa ke Polsek Denbar. Selain mengamankan motor, Polisi juga mengamankan 13 motor.
"Dari hasil pemeriksaan, belasan remaja ini mengaku disuruh oleh pelaku untuk pengarakan ogoh-ogoh," beber perwira yang pernah menjabat Wakapolres Badung ini.
Selanjutnya, belasan remaja ini dibuat surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Sementara untuk tersangka Jeruk ditahan karena membawa celurit, memprovokasi warga.
"Pelaku ditahan dan tetap diproses," ungkap Kombes Jansen.
Berita Terkait
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
Wamendagri Ribka Haluk Sebutkan TPID Bali Miliki Peran Strategis Dalam Mendukung Program Nasional
-
Pecalang Jakarta: Rano Karno Ingin Wujudkan Keamanan Sosial ala Bali di Ibu Kota
-
Denpasar dan Nyalanesia Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Literasi hingga Tahun 2030
-
Bali Jadi Tuan Rumah Kompetisi Robotik Internasional untuk Generasi Muda
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa