SuaraBali.id - Virus corona B117 masuk Brebes setelah Karawang, Jawa Barat. Virus corona B117 dibawa TKI ke Brebes.
Seorang warga di Kabupaten Brebes positif virus corona B117. Warga itu adalah TKI di Arab Saudi.
Kini warga Brebes positif virus corona B117 tengah diisolasi bersama tujuh anggota keluarga untuk mencegah penularan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Sartono mengatakan, warga yang terpapar Covid-19 B117 berinisal A, warga Desa Kubangjati, Kecamatan Ketanggungan.
TKI A itu baru pulang dari Arab Saudi.
"Yang bersangkutan merupakan TKI yang baru pulang dari Arab Saudi," kata Sartono dalam keterangannya di Brebes, Kamis (4/2/2021).
Menurut Sartono, A awalnya dinyatakan positif Covid-19 sepulang dari Arab Saudi. A kemudian dikarantina di Wisma Atlet, Jakarta.
Setelah dinyatakan negatif, A pulang ke Brebes dua hari yang lalu.
"Setelah dinyatakan negatif nyonya A ini pulang, tapi jenis virus corona yang sempat menginfeksi ternyata itu yang katanya mutasi B117," jelasnya.
Baca Juga: Jadwal Salat Bekasi dan Karawang Jumat 5 Maret 2021
Menindaklanjuti temuan tersebut, Sartono menyebut A sudah dites swab PCR lagi bersama dengan tujuh anggota keluarganya, Kamis pagi (4/3/2021).
Sebelum dites swab PCR mereka juga sudah dilakukan tes swab antigen dengan hasil seluruhnya negatif.
"Sudah kita tracking, total bersama nyonya A sendiri ada 8 orang. Kita sudah ambil sampel swabnya dan sudah kita kirim ke Puslabkes Kemenkes di Jakarta. Ini sedang dalam perjalanan," ujar dia.
Menurut Sartono, A dan tujuh anggota keluarganya tersebut sedang diisolasi mandiri di rumahnya untuk mencegah penularan.
"Yang jelas kondisi 8 orang ini sehat-sehat saja, tapi untuk mewaspadai lebih lanjut, mereka diisolasi mandiri," kata dia.
Sartono menyebut pengawasan selama isolasi mandiri dilakukan bersama TNI-Polri melalui program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
Berita Terkait
-
Ribuan Ikan Mati Mengambang di Karawang, Warga Diminta Jangan Konsumsi
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar