SuaraBali.id - Kapal angkut 400 ton garam tenggelam di perairan Mantau Desa Nanga Wera, Kecamatan Wera, Bima, Nusa Tenggara Barat sekitar pukul 10.05 WITA, Sabtu (20/2/2021). Kapal motor tenggelam itu adalah Duta Malina.
Kapal motor bermuatan garam 400 ton itu berangkat dari Pelabuhan Bima menuju Ende.
Di dalam kapal ada 5 ABK, yakni M. Saleh (48 tahun) warga Desa Ndoriwoi Kecamatan Pulau Ende Kabupaten Ende, Ramli (47 tahun) warga Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.
Umbu Diku (26 tahun) warga Radamata Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya, Arifin (37 tahun) warga Ndoriwoi Kecamatan Pulau Ende dan Fajar, warga Desa Nangahale Kecamatan Talipura, Kabupaten Sikka.
Kapolsek Wera, Iptu Husnain menerangkan, kapal berangkat dari Pelabuhan Bima menuju Kabupaten Ende dengan memuat garam sekitar 400 ton.
Sekitar pukul 05.00 WITA, mesin kapal mati (macet). Sehingga dibawa oleh arus sampai ke pinggir pantai.
"Badan kapal hampir tenggelam. Lima orang ABK keluar untuk menyelamatkan diri ke pinggir pantai Mantau dalam keadaan sehat dan lengkap," ujarnya.
Selain garam, kapal tersebut memuat tiga drum solar untuk bahan bakar mesin.
"Kerugian sekitar Rp300 juta," tandas Iptu Hisnain.
Baca Juga: Kapal Karam Dihantam Ombak di Perairan Sumenep, 17 Orang Tenggelam
Berita Terkait
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
-
Cerita Inspiratif: Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Produksi Batu Bata dan Batako
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel