SuaraBali.id - Media sosial tengah ramai membicarakan aksi pencurian burung di rumah warga Jalan Setiaki, Denpasar tiga remaja yang terekam CCTV, Senin (15/2/2021).
Video berdurasi 48 detik memperlihatkan persiapan dari ketiganya saat di lokasi dan tengah mengatur strategi. Ada yang bertugas mengambil burung, mengawasi dan menuntun motor Scoopy tanpa menggunakan plat.
Merasa kesal, pemilik burung, Ery, membagikan hasil rekaman CCTV tersebut ke media sosial. Dirinya pun telah melaporkan kasus tersebut dan ketiganya ditangkap dibantu oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat, lalu dibawa ke Kantor Perbekel.
Ketiga remaja maling itu diperiksa dan didampingi orang tuanya masing-masing. Mediasi itu berlangsung, Selasa (16/2/2021).
Keduanya akhirnya sepakat, kasus ini selesai secara damai dengan catatan ketiganya harus mendapatkan pengawasan. Kepada orang tuanya diminta untuk mendidik agar tidak melakukan kejadian serupa di kemudian hari.
Paur Subbag (Ps) Kasi Humas Polsek Denpasar Timur Aiptu Andhy C seijin Kapolsek Kompol Tri Joko Widiyanto membenarkan kasus tersebut sudah didamaikan dan tidak dilaporkan ke Polisi.
"Ya benar, sudah ada kesepakatan kedua belah pihak berdamai," terang Aiptu Andhy, dilansir laman Berita Bali, Kamis (18/2/2021).
Berita Terkait
-
Mengendap-endap Masuk Rumah, Maling Gasak 4 HP Sekaligus
-
Wanita Memaki Polisi Gegara Kena Tilang, Begini Endingnya
-
Penemuan Mayat Tamu Penginapan Mustika Indah, Polisi Temukan Ini Dalam Tas
-
Tak Kapok, Residivis Pencurian Burung di Bantul Kembali Ditangkap Polisi
-
Bukannya Menjaga, Satpam Pegadaian di Tangerang Malah Curi Barang Gadai
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali