SuaraBali.id - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan ketegangan antara ibu-ibu pedagang dan petugas. Videonya viral dan tersebar di akun-akun media sosial Bali.
Si ibu pedagang yang juga pemilik warung makan diduga geram warungnya diminta tutup karena aturan jam malam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mikro di Bali.
Dia keberatan karena dagangannya belum laku, tapi warung mesti ditutup jam 21.00 Wita. Padahal dia butuh uang untuk menyambung hidup.
Video ibu-ibu itu diabadikan oleh akun Instagram @panjer_berseri dan dibagikan oleh @denpasar.viral, Rabu (11/2/2021).
Terlihat seorang wanita berkaus merah berhadapan dengan sejumlah petugas yang melakukan penertiban.
Wanita itu tampak kesal kepada petugas. Dengan nada tinggi, dia mengisyaraktkan kalau enggan menutup warung meski diminta.
Sembari menunjukkan dagangannya yang digelar di meja, dia menyebut susah mendapat uang. Makanan yang dijual belum laku banyak.
Dia pun menyebut perlu uang untuk hidup. Apalagi anaknya masih sekolah dan suaminya tidak bekerja.
"(Saya baru dapat uang) Rp 50 ribu. Anak saya masih sekolah, online terus. Suami tidak kerja. Bayangkan itu," kata dia sembari menunjuk suaminya yang juga berada di warung.
Baca Juga: Momen Anak Kumandangkan Azan untuk Jenazah Ayahnya
"Pinjam uang buat ngontrak di daerah sini," sambungnya.
Mendengar hal itu, seorang petugas terdengar meminta ibu pemilik warung bersabar. Namun wanita itu masih terlihat kesal.
Dia lantas duduk di kursi masih dengan menyimpan kekesalan kepada petugas. Dia bersikukuh enggan menutup warungnya.
Menurut informasi yang beredar, ibu-ibu yang marah tadi berjualan nasi jinggo dan garangasem di dekat SMA 2 Denpasar.
Tak diketahui pasti buntut dari ketegangan yang terjadi namun video tersebut menuai atensi warganet.
Banyak yang dibuat iba dengan nasib pemilik warung hingga memberikan dukungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel