SuaraBali.id - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Desa Munduktemu, Pupuan, Senin (1/2/2021) malam telah menyebabkan pohon tumbang menimpa pelinggih serta Bale Dawe di Pura Subak Abian Batur Ibu, Desa Adat Anggasari, Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan. Akibatnya pelinggih rusak parah terutama di bagian tengah.
Dikutip dari BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id, Kapolsek Pupuan AKP Ketut Agus Wicaksana Julyawan menjelaskan, dari data yang dihimpunnya diperkirakan pohon tumbang terjadi Senin malam pukul 23.00 WITA.
"Pohon tumbang timpa pelinggih baru kami ketahui Selasa pagi kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke Polisi," ungkapnya Selasa (2/2/2021).
Pohon yang tumbang jenis kayu angih berdiameter 20 cm, menimpa Pelinggih Ratu Nyoman serta Bale Dawe di pura setempat. Kerugian diperkirakan sekitar Rp100 juta lantaran pelinggih dan bale dawe rusak parah dan harus dibangun total.
Kekinian, pihak desa adat setempat serta Pangempon Pura sudah melakukan koordinasi untuk pelaksanaan pembersihan. Yang pelaksanaannya belum bisa dilakukan karena masih dalam situasi Cuntaka Desa, atau suatu keadaan tidak suci menurut pandangan agama Hindu.
"Informasi dari Desa Adat setempat, pembersihan akan dilaksanakan Kamis nanti. Karena saat ini masih terjadi sebel (cuntaka) desa," jelasnya.
Berita Terkait
-
Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun
-
Warga Australia Diblokir Masuk Bali Selama 10 Tahun karena Kasus Asusila
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
Saat Sampah Plastik Disulap Jadi BBM, Upaya Desa Cepaka Atasi Limbah Sulit Didaur Ulang
-
Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau