SuaraBali.id - Rapat dengar pendapat (RDP) jajaran Komisi Dewan dengan pihak eksekutif terkait evaluasi pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Selasa (19/1) gagal digelar.
Pasalnya, satu pegawai di Sekretariat DPRD Tabanan terkonfirmasi terpapar Covid-19. Satgas bidang kesehatan pun langsung melakukan penelusuran kontak erat (tracing) dan ditemukan ada 19 orang termasuk diantaranya Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta. Rencananya, mereka ini akan dilakukan swab tes, hari ini Rabu (20/1).
Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr I Nyoman Suratmika mengatakan, hasil lab terkonfirmasi positif dari staf bersangkutan baru diketahui Senin (29/1), sehingga Selasa ini dilakukan tracing. Tiga hari sebelumnya staf tersebut sempat berobat dan tes swab di Puskesmas Tabanan lantaran anosmia.
Suratmika menambahkan, penyebaran Covid awalnya dari klaster kegiatan adat dan lalu masuk jadi klaster keluarga dan klaster kantor/perusahaan.
"Penularan terjadi paling banyak di klaster keluarga, kena satu bisa satu rumah terpapar semua, di kantor dan kegiatan adat hanya sarana saja," ujarnya dilansir laman Beritabali, Rabu (20/1/2021)
Menurutnya, yang di kantor ada juga temuan positif seperti di Dinas pertanian, Dinas Sosial, Ketahanan Pangan, Kantor Camat, dan staf perencanaan di dinas kesehatan juga ada terpapar.
Berita Terkait
-
Baru Lima Hari Berjalan, Penerapan PPKM Dikritik Anggota DPRD Balikpapan
-
Angka Kematian Covid-19 di Trenggalek Dua Kali Rata-rata Nasional
-
Selama PPKM, Jumlah Pemohon Perpanjangan SIM di Surabaya Turun
-
PPKM di Denpasar Diperpanjang Hingga 18 Februari 2021, Ini Aturannya
-
Ketua DPRD DKI Minta PPKM Diperpanjang Jika Kasus Covid Tak Kunjung Turun
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu
-
Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial
-
Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar
-
BRI Prioritas Tambahkan 27.000 GarudaMiles, Perjalanan Nasabah Makin Berkesan
-
Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku