SuaraBali.id - Sempat viral di media sosial video blogger Rusia Sergey Kosenko bersama seorang wanita terjun ke laut Bali naik motor pada Desember 2020.
Aksi keduanya yang menceburkan diri di Pelabuhan Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem, menuai kecaman dari warga Bali dan netizen Indonesia.
Sebab dianggap mencemari laut dan membahayakan hingga pihak keamanan sampai turun tangan. Terlebih diketahui Pelabuhan Tanah Ampo sudah lama diitutup. Untuk melakukan aktivitas di sana perlu izin.
Kekinian muncul kabar terbaru dari Sergey Konsenko. Dia tengah menunggu waktu dideportasi dari Indonesia karena aksinya.
Kabar itu dibagikan lewat unggahan politikus Bali, Ni Luh Djelantik melalui akun Facebook pribadinya. Diketahui, Ni Luh Djelantik sempat memberikan reaksi keras terkait ulah Sergey Konsenko. Dia meminta otoritas untuk mengecek izin tinggal dan usaha Sergey Konsenko di Bali.
Sebulan berlalu, Sergey Konsenko belum lama ini menemui Ni Luh Djelantik. Dalam pertemuan itu, Sergey menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf kepada masyarakat Bali dan Indonesia atas kesalahannya melemparkan sepeda motor dengan sengaja ke laut.
Dia berjanji tidak akan mengulangi lagi. Meski menyampaikan permohonan maaf, namun proses hukum tetap berlanjut.
Ni Luh Djelantik menyampaikan pihak Imigrasi Bali tetap akan melakukan deportasi terhadap Sergey dalam waktu beberapa hari ke depan.
Sementara terkait dengan investasinya di Bali, Sergey akan segera memproses izin tinggalnya sesuai kepentingan usahanya.
Baca Juga: Nadeo Argawinata Berharap Datang Kabar Baik dari PSSI
Sergey Konsenko sempat mengaku dirinya melakukan kegiatan sosial untuk membantu anak-anak di Pulau Dewata, termasuk dengan membuat konten video.
Postingan Ni Luh Djelantik bisa disimak di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas