Scroll untuk membaca artikel
M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Sabtu, 09 Januari 2021 | 17:05 WIB
Ilustrasi face shield. [Ian Panelo/Pexels]

Bukti lain juga diungkap dalam sebuah video simulasi yang diterbitkan Jurnal Physics of Fluids, mensimulasikan orang dengan kepala manekin yang dihubungkan ke mesin uap dari air dan gliserin. Lalu, mulut manekin akan mengeluarkan uap saat pompa bekerja seolah orang yang sedang batuk, maupun saat berbicara normal.

Saat manekin batuk menggunakan face shield, memang droplet akan berbelok ke bawah. Tapi beberapa saat tetesan droplet yang kecil akan melayang ke udara dan menyebar ke berbagai sisi sejauh 0,9 meter ke depan dan ke samping manekin. Bahkan di beberapa kasus tetesan juga menyebar ke belakang, bukan ke depan.

"Simulasi ini menunjukkan bahwa face shield dan masker dengan katup mungkin tidak seefektif masker wajah biasa dalam membatasi penyebaran tetesan aerosol," terang peneliti, mengutip situs Live Science.

Baca Juga: Aturan Diperpanjang, Tak Boleh Nelpon dan Ngobrol dalam Kendaraan Umum

Load More