SuaraBali.id - Dua hari lalu, Selasa (5/1/2021), Gusti Nyoman Wisata yang bermukim di sebelah timur objek wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali beranjak dari dapur membawa panci berisi bubur matang untuk dijual di depan rumah.
"Baru beberapa detik, beberapa langkah keluar dari dapur tiba-tiba tempat itu seketika sudah amblas," ia menggambarkan suasana kejadian yang dialami kepada BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id pada Rabu (6/1/2021).
Amblasnya dapur terjadi disertai suara gemuruh yang terdengar tetangga sekitar.
"Saat amblas, kondisi masih hujan deras. Beberapa hari sebelumnya juga hujan, mungkin itu yang membuat tanah labil," jelasnya yang asli Banjar Pekandelan, Desa Bedulu.
Pondasi kamar tiga anak korban ikut tergerus, sehingga bangunan dalam posisi menggantung. Karena masih trauma dan khawatir, keluarga yang terdiri dari lima orang ini mengungsi sementara di rumah kerabatnya.
Sebagai catatan, Gusti Nyoman Wisata sekeluarga menetap di lokasi terjadinya dapur amblas itu sejak 15 tahun terakhir. Lahan yang dijadikan dapur, sebelumnya berupa sawah tegalan dalam posisi terasering atau miring.
Lahan itu lantas dipadatkan dengan tanah urukan sebelum dibangun dapur.
"Sejak beberapa hari terakhir, memang sudah ada tanda-tanda. Kadang ada getaran dan retak di lantai. Namun kami tidak menyangka akan amblas sedalam ini," ungkapnya.
Tidak banyak barang yang bisa diselamatkan. Sebab, seisi dapur berikut atapnya sudah rata dengan tanah.
Baca Juga: Jembatan Ambrol, Satu Desa di Kabupaten Malang Terisolasi
"Kedalaman sekitar 3 meter. Belum memungkinkan untuk diambil. Masih trauma," tukas Gusti Nyoman Wisata yang belum hilang rasa kagetnya.
Dapur yang amblas berukuran 6 x 6 m persegi, dengan tembok di keempat sisi dan atap spandek.
"Yang kami khawatirkan saat ini, kamar dan wc. Bagian bawahnya sudah menggantung," lanjutnya.
Selain tidak bisa tidur dan masak, usaha jualan bubur Bali dan jajan Bali yang menjadi mata pencaharian keluarga Gusti Nyoman Wisata pun terpaksa libur.
Plt Kepala BPBD Gianyar, Ngakan Dharma Jati menyatakan baru menerima laporan terkait musibah ini.
"Ada laporan, baru disampaikan dari Kades Bedulu, selanjutnya akan diasesmen dulu dari BPBD," tutupnya.
Berita Terkait
-
Warisan Resep Dapur Ibu
-
Rahasia Bumbu Aromatik Masakan Nusantara dan Segudang Manfaat Kemangi
-
Cara Menata Dapur Open Space Menyatu dengan Ruang Tamu Menurut Feng Shui
-
Tepis Isu Liar di Medsos, Polisi Tegaskan Ruko Meledak di Ciputat Bukan Dapur MBG
-
Dugaan Korupsi Program Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat: 126 Saksi Diperiksa, Negara Rugi Segini
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida