SuaraBali.id - Ni Putu Widiastuti dibunuh secara sadis. Teller bank BUMN di Bali itu tewas bersimbah darah dengan penuh luka tusukan di rumahnya di Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara.
Ni Putu Widiastitu diduga dibunuh oleh perampok. Jenazah wanita 24 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh kekasihnya Gede Hara, Senin (28/12/2020) pagi.
Tragisnya pembunuhan terhadap Ni Putu Widiastuti membuat kerluarganya syok. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku.
Paman korban, I Wayan Suwatra bercerita semasa hidup korban yang disapa Ewik dikenal sebagai sosok yang energik dan ceria.
"Kami benar-benar tidak menyangka ada kejadian seperti ini," ungkap I Wayan Suwatra saat ditemui Beritabali.com (jaringan Suara.com) di rumah duka di Banjar Pekuwudan, Sukawati.
Keluarga mengetahui kabar duka ini pada Senin (28/12) pagi setelah menerima telepon dari sejumlah pihak.
"Banyak yang menghubungi, termasuk adik saya (ayah korban, red). Kaki saya sampai gemetar, masih belum percaya," ujarnya.
Kesehariannya, kata I Wayan Suwatra, korban tinggal sendiri di TKP yang berada di Jalan Kerta Negara Gang Widura Nomor 24, Denpasar Utara. Semenjak ibunya tidak lagi bekerja di Denpasar, hanya korban yang tinggal sendiri di rumah tersebut.
"Rumah itu sudah ditempati sejak Ewik masih kecil. Rumah pribadi, dulu ibunya Ewik kerja di Denpasar beli rumah itu," jelasnya.
Baca Juga: Tante Ernie Berendam di Resort Mewah Bali, Warganet Malah Salfok ke Sini
Namun demikian, setiap pekan, korban pasti pulang ke Sukawati. Ni Putu Widiastuti bekerja sebagai teller Bank Mandiri Cabang Tuban. Ia tinggal di Denpasar Utara karena lebih dekat dengan tempat bekerja.
"Sebenarnya keluarga sempat khawatir dia tinggal sendiri, perempuan lagi. Tapi dia meyakinkan diri berani," jelasnya.
Menurut I Wayan Suwatra, Ewik sudah bekerja di bank sekitar setahun terakhir. Sebelum bekerja di bank, korban sempat bekerja di restoran kawasan Denpasar.
Kekinian, keluarga berharap pelaku pembunuhan sadis yang merenggut nyawa Korban bisa segera terungkap.
"Harapan kami supaya pelakunya segera ditangkap. Kami juga ingin tahu apa motif nya, kok sadis sekali. Saya juga dapat kabar, pelaku sempat mengelap darah yang tercecer dan membuang pisau ke atas diletakkan di sanggah. Ini yang masih misterius," ungkapn.
Sementara terkait prosesi upakara, keluarga masih menunggu hasil autopsi jenazah Ni Putu Widiastuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar