SuaraBali.id - Peneliti dari Meksiko dan Tennessee Amerika Serikat (AS) mengidentifikasi tiga obat yang dapat membantu penyembuhan pasien Covid-19. Studi ini diterbitkan pada jurnal ACS Pharmacology and Translational Science.
Melansir dari Healthshots, berdasarkan skrining antivirus virtual dan in-vitro yang dimulai pada bulan-bulan awal pandemi covid-19, para peneliti Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Tennessee (UTHSC) yang dipimpin oleh Colleen Jonsson, PhD, mengidentifikasi tiga obat potensial untuk Covid-19.
Obat tersebut adalah zuclopenthixol, nebivolol, dan amodiaquine sebagai terapi yang menjanjikan untuk virus pada tahap awal. Amodiaquine adalah obat antimalaria, zuclopenthixol adalah antipsikotik, dan nebivolol adalah obat tekanan darah.
“Khususnya dalam konteks pandemi ini, ada kebutuhan untuk penelitian berkualitas tinggi yang dapat memberikan pengetahuan kritis tentang penyakit Covid-19 dan pengobatan yang dapat diandalkan,” catat studi tersebut.
“Mengingat kebutuhan untuk meningkatkan kemanjuran dan keamanan, kami mengusulkan zuclopenthixol, nebivolol, dan amodiaquine sebagai kandidat potensial untuk uji klinis terhadap fase awal infeksi SARS-CoV-2,” tulis para peneliti.
Membandingkan obat hidroksiklorokuin, para peneliti memeriksa 4.000 obat yang disetujui dan menemukan ketiganya bertindak serupa dengan hidroksiklorokuin dan bisa lebih aman.
Penelitian menunjukkan bahwa obat-obat tersebut juga dapat meningkatkan kemanjuran ketika dikombinasikan dalam dosis yang lebih rendah dengan remdesivir, anti-virus yang diberikan izin penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).
“Ini adalah penemuan yang sangat menarik dan kami menindaklanjuti potensi penggunaan zuclopenthixol, nebivolol, dan amodiaquine dalam studi penelitian tambahan,” kata kata Tudor Oprea, MD, PhD, profesor Ilmu Kedokteran dan Farmasi, kepala Divisi Informatika Translasional Universitas New Mexico dan penulis terkait di makalah tersebut.
Baca Juga: Menkop UKM: 23 Persen Pendapatan UKM Merosot Akibat Pagebluk Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Potensi Perdagangan Karbon di Bali Rp1,7 Triliun
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
Kasus Rudapaksa di Gili Trawangan: Kejaksaan Tahan WN Korea Selatan
-
WNA Asal Portugal Bawa 50 Amunisi di Bandara Ngurah Rai
-
Modus Ajak Menikah, WNA di Lombok Paksa Korban Masuk Fantasi Seksual Menyimpang