SuaraBali.id - River, bule Australia menjadi korban penganiayaan. Tangannya ditebas oleh karyawannya sendiri.
Akibat kejadian itu, bos hotel di Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara tersebut terkapar.
Pelaku penganiayaan diketahui berinisial KK (25). Dia kini telah diamankan oleh polisi.
Kapolsek Kuta, IPTU Muhamad Fajri mengungkapkan, penganiayaan terjadi ketika korban baru pulang bersama istrinya di depan pintu gerbang Hotel Rivera miliknya. Saat korban bersama istrinya hendak masuk pintu gerbang hotelnya.
Tiba-tiba datang pelaku sambil membawa pisau. Sempat terjadi cekcok antara keduanya hingga kemudian pelaku langsung menebas tangan korban dengan pisau pada Rabu (18/11/2020) sore.
Setelah menebas tangan korban, pelaku kemudian lari menyelamatkan dirinya menuju kamar hotel.
“Korban dianiaya pelaku di depan gerbang hotelnya, saat pulang bersama istri dan dua orang tamunya,” ujarnya seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).
Setelah ditangkap, pelaku mengakui perbuatannya saat diinterogasi polisi di Polsek Kuta.
Dia mengatakan tega melakukan penganiayaan tersebut karena kesal bosnya sering melontarkan kata-kata kasar dan telat membayar gaji.
Baca Juga: Dipenjara, Habib Bahar Rindu Kematian Tak Peduli Jadi Tersangka Lagi
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan.
“Hasil introgasi kami, pelaku mengakui perbuatannya karena kesal dan sering dikatai kasar oleh korban. Saat ini, pelaku kami amankan di Mapolsek Kuta,” ujar Muhammad Fajri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR