SuaraBali.id - Harapan Emil Audero Mulyadi, kiper utama Sampdoria berdarah Indonesia untuk memperkuat skuat Garuda kembali terbuka.
Meskipun sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, kiper 23 tahun kelahiran Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat itu kini ternyata tak lagi bernafsu memperkuat Timnas Italia di level senior meski telah mengoleksi 10 caps bersama Gli Azzurri U-21.
Audero menimba ilmu di akademi Juventus sebelum merapat ke Sampdoria pada 2018, dan dipermanenkan dengan dana cukup wah 20 juta euro pada musim panas tahun lalu.
Di musim 2020/2021 ini, Audero telah tampil 7 kali untuk Il Samp --julukan Sampdoria-- di pentas Liga Italia.
Baca Juga: Pulih dari Cedera, Arkhan Fikri Incar Satu Tempat di Skuat Timnas U-16
Belum mencatatkan cap dengan Timnas Senior Italia hingga kini, Audero pun ditanya ihwal hasratnya untuk segera membela Gli Azzurri. Namun, respons sang kiper nyatanya biasa-biasa saja.
"Keinginan (membela Timnas Italia) itu ada, tapi itu bukanlah sebuah obsesi. Saya biasa-biasa saja," tutur Audero kepada La Gazzetta dello Sport, seakan memberi sinyal kepada Timnas Indonesia.
Audero memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah, Edi Mulyadi. Pada 1998 silam, Audero pindah ke Italia yang merupakan negara asal ibunya, Antonella Audero dan menetap di Turin.
Dengan situasi Audero yang baru membela Timnas Italia U-21, peluang sang kiper untuk bermain bersama Timnas Senior Indonesia memang masih terbuka.
Jika memang dipanggil dan yang bersangkutan bersedia, sang penjaga gawang bakal bersaing dengan empat kiper yang sebelumnya telah dipanggil pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat pemusatan latihan Juli 2020 lalu; Nadeo Argawinata, Muhammad Riyandi, Miswar Saputra dan Rivky Mokodompit.
Baca Juga: Legenda PSMS Medan dan Timnas Parlin Siagian Tutup Usia
Timnas Senior Indonesia sendiri kini belum aktif berlatih. Skuat Garuda dijadwalkan akan kembali bertanding di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada Maret 2021 mendatang.
Berita Terkait
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Biodata Navarone Foor, Pemain Keturunan Belanda-Pulau Kei Tiba-tiba Jadi WNI
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Melesat setelah Hajar Bahrain, Cek Update Terbarunya!
-
Riwayat Timnas Indonesia VS China, Siapa Lebih Sering Jadi Pecundang
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram
-
Obat Rindu di Balik Jeruji: Lapas Lombok Barat Sediakan Video Call Gratis untuk Warga Binaan
-
Setelah Lebaran Harga Ayam dan Cabai di Bali Mulai Alami Penurunan
-
Pemudik dari Bali Jadi Korban Ledakan Petasan Balon Udara yang Diterbangkan Anak-anak