SuaraBali.id - Perusahaan Listrik Negara atau PLN Unit Induk Distribusi Bali mengklaim, selalu menjaga pasokan listrik agar tetap andal dan berkualitas kepada pelanggan di tengah pandemi Covid-19 dan menyambut Hari Listrik Nasional 2020.
Manager Komunikasi PLN UID Bali, I Made Arya di Denpasar, mengatakan selain jaminan keandalan pasokan listrik, pihaknya juga memberikan pelayanan yang mencakup sisi produksi pembangkitan, penyaluran sampai dengan sisi pendistrubusian tenaga listrik.
"Kami selalu siaga memberikan pelayanan yang berkualitas. Walaupun di tengah pandemi Covid-19, pegawai dan petugas tetap menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat, yakni cuci tangan, memakai masker, jaga jarak dan petugas dengan sistem bergantian," kata Arya, Rabu (28/10/2020).
Made Arya didampingi stafnya Candra mengatakan pihaknya terus melakukan terobosan dan berinovasi dalam hal pelayanan pelanggan guna meningktakan citra layanan PLN, seperti peluncuran New PLN Mobile, Program Auto Dispatch dan lainnya.
"Kami tetap melayani pasang baru di tengah pandemi Covid-19 jika kepentingan pelanggan tersebut cukup urgensi. Semuanya tetap melalui proses dan prosedur berlaku. Yang kami kurang saat ini adalah pengembangan investasi, sebab pendanaan masih skala prioritas dalam memeliharan jaringan saat ini," ucapnya.
Made Arya mengakui di tengah pandemi Covid-19 semua masyarakat berdampak terhadap perekonomian, namun kewajiban-kewajiban warga diharapkan tertib administrasi, seperti membayar tagihan rekening bulan.
PLN memerlukan dukungan biaya operasi berupa penyiapan sumber energi atau bahan bakar, operasional, pemeliharaan dan administrasi lainnya.
Dengan demikian, pelanggan PLN diharapkan tetap menjalankan kewajibannya untuk melunasi tagihan rekening listrik dengan beberapa kebijakan dan kemudahan yang dapat dimanfaatkan pelanggan antara lain turun daya sementara dan cuti daya sementara untuk pelanggan TM (B3 dan I3) stimulus pembebasan energi minimum dan pembebasan biaya beban bagi pelanggan sosial, bisnis dan industri semua daya, dengan realisasi sejumlah 30.176 pelanggan yang menikmati stimulus tersebut.
Untuk meningkatkan permintaan dan membantu kenyamanan pelanggan rumah tangga serta bisnis dan industri kecil (UMKM atau IKM), PLN memberikan promo tambah daya diskon 50 persen Super Wow bagi pelanggan rumah tangga serta promo tambah daya diskon 75 persen Super Merdeka bagi pelanggan bisnis dan industri kecil UMKM/IKM.
Baca Juga: Kontrak Pemain PSPS Pekanbaru Nunggu Kepastian Liga 2
Promo Tambah Daya Super Wow yang berlangsung dari tanggal 14 Juli 2020 s/d 30 September 2020 dan telah diikuti 12.128 Pelanggan Rumah Tangga, sedangkan promo tambah daya Super Merdeka masih akan berlangsung hingga 31 Oktober 2020 dimana sejumlah 1.147 pelanggan bisnis dan industri kecil UMKM/IKM telah berpartisipasi mengikuti program menarik tersebut.
"Upaya peningkatan penjualan tenaga listrik lainnya di masa pandemic Covid-19 saat ini selain memberikan kemudahan dan kenyamanan pelanggan melalui promo tambah daya di atas antara lain melalui kegiatan Electrifying Agriculture, sosialisasi konversi kompor gas ke kompor induksi dan mendorong penggunaan motor listrik," pungkasnya. Antara
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Kadar Gula Tinggi dan Saturasi Oksigen Anjlok, Ivan Gunawan Merasa Ajal Sudah Dekat
-
Skandal Raffi Ahmad Sang Utusan Khusus Presiden: Digugat ke Pengadilan saat Pandemi Covid-19
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang