SuaraBali.id - Bali berusaha bangkit dari keterpurukan setelah terhantam Pandemi Covid-19. Salah satunya melalui gerakan BISA di wisata Klungkung.
Semangat Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat Aman), dilaksanakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) untuk menyambut adaptasi kebiasaan di Destinasi Wisata dengan Penerapan Protokol Kesehatan.
Turut hadir Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Dr. Wisnu Bawa Tarunajaya. M.M., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung A. A Gede Putra Wedana serta undangan terkait lainnya.
Mengawali sambutan selamat datangnya, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta sangat mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bagian dari sapta pesona yang mendukung destinasi wisata yang ada di Kabupaten Klungkung khususnya Pura Goa Lawah, Sabtu (17/10).
Berbicara masalah penanganan sampah, Bupati Suwirta langsung memperkenalkan inovasi program Pemkab Klungkung, yakni TOSS Center yang nantinya tempat itu bisa terintegrasi dan juga bisa menjadi tempat wisata.
Selain itu, Bupati Suwirta juga menambahkan ada inovasi lain yang tercipta dari idenya sendiri yakni Gema Tansaplas (Gerakan Masyarakat Puputan Sampah Plastik).
Menurut Bupati, pariwisata tidak bisa lepas dari kebersihan dan keindahan, oleh sebab itu apa yang dilakukan hari ini bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat khususnya kesadaran untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan indah.
"Mari jadikan kegiatan ini sebagai bentuk kesadaran betapa pentingnya menjaga kebersihan itu dengan tetap selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujar Bupati Suwirta dilansir laman Berita Bali.com, Minggu (18/10/2020).
Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf/Baparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya, menyampaikan tujuan dari kegiatan ini yakni menyambut adaptasi kebiasaan di Destinasi Wisata dengan Penerapan Protokol Kesehatan.
Selain itu, pihaknya juga menambahkan dengan adanya kegiatan bersih-bersih ini, semakin menumbuhkan rasa kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan terutama di tempat destinasi wisata.
“Saya apresiasi berbagai kegiatan yang telah dilakukan oleh Pemkab Klungkung untuk mempersiapkan Destinasi Wisata yang bersih dan asri,” ujarnya.
Baca Juga: Jarang Diketahui, 4 Wisata Bali Ini Tawarkan Suasana Bak di Jepang
Berita Terkait
-
5 Tempat Wisata Bali Ini Buka di Tengah Pandemi
-
5 Tempat Wisata di Bali Ini Dibuka di Era New Normal, Apa Saja?
-
Destinasi Wisata di Bali yang Buka di Era Adaptasi Kebiasaan Baru
-
Pemkab Klungkung Bakal Lelang 42 Unit Sepeda Motor Dinas, Ini Syaratnya
-
Suasana Bali Tanpa Wisatawan, Masih Sepi bak Kota Mati
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar