SuaraBali.id - Bukan hanya pesona alamnya saja yang memikat, segudang kuliner khas Bali juga layak untuk dicoba. Beberapa kuliner Bali ini punya cita rasa nikmat dijamin menggoyang lidah.
Bagi pecinta kuliner peda, sejumlah kuliner khas Bali ini wajib kalian cicipi, mulai dari nasi jinggo hingga tipat blayag. Bisa dibilang, hampir sebagian besar kuliner khas Bali ini porsinya super mengenyangkan.
Puas menyambangi sejumlah destinas wisata termasuk pantai, kalian bisa menikmati jelajah rasa dengan empat kuliner khas Bali berikut ini.
Penasaran ada apa saja? Berikut Suara.com hadirkan, Rabu (14/10/2020) rangkuman 4 rekomendasi kuliner khas Bali yang wajib Anda cicipi
- Tipat blayag
Jika ketupat pada umumnya terbuat dari daun kelapa, di Buleleng, Bali, ketupat diolah menggunakan daun enau.
Masyarakat setempat menyebutnya tipat. Ketupat khas Buleleng ini memiliki bentuk relatif ramping dan lonjong.
Untuk mengolahnya, kita membutuhkan beras yang dibalut daun enau lantas direbus selama lima jam lamanya. Konon semakin lama waktu rebusan, tipat akan semakin bagus, dengan cita rasa yang kian halus dan legit.
Masyarakat Buleleng biasa menyajikan tipat khas ini bersama beraneka lauk, menjelma sajian kuliner istimewa bernama tipat blayag.
Seporsi tipat blayag dihidangkan bersama tipat, taoge, urap sayur, suwir ayam, kacang tanah yang digoreng lantas dibaluri siraman kuah gulai ayam nyat-nyat.
Baca Juga: Hindari Mengolah Makanan Pakai Aluminium Foil, Ini Bahayanya
Sajian ini kian sempurna bertemankan telur rebus dan taburan bawang goreng nan lezat.
- Tipat cantok
Lain tipat blayag, lain pula tipat cantok. Sajian kuliner ini terdiri dari tipat yang berkelindan bersama bumbu: kacang tanah goreng, bawang putih, taoco, hingga garam yang dihaluskan.
Selanjutnya tipat cantok akan disajikan bersama sayuran matang, tauge dan mentimun.
- Nasi sela
Nasi khas Karangasem ini terdiri dari campuran nasi jagung, parutan kelapa, dan suwir ayam sambal.
Tak jarang, masyarakat Karangasem menambahkan ubi dan singkong pada nasi sela yang menambah kelembutan teksturnya.
Kita pun dapat menyantap nasi sela bertemankan aneka lauk dari pindang tokol, sambal matah hingga sate lilit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali