SuaraBali.id - Minuman dingin alias es, biasanya menjadi pelepas dahaga paling ampuh ketika cuaca sedang panas-panasnya. Salah satu menu minuman yang bisa kalian coba ialah es kuwut khas Bali.
Ya, minuman dingin es kuwut ini memang bisa kalian temukan dengan mudah di Bali. Dengan perpaduan warna hijau muda dan putih, serta bulir-bulir air yang mengembun di sisi gelas, pemandangan es kuwut ini pasti membuatmu ketagihan
Lalu, sebenarnya es kuwut ini berisi bahan apa saja ya guys? Nah, yuk intip informasi lengkap serta resepnya berikut ini.
Es kuwut adalah minuman khas Bali yang bahan utamanya menggunakan serutan kelapa muda dan melon. Kamu cukup menaruh serutan kelapa dan melon di dalam gelas, kemudian memberinya tambahan biji selasih, perasan jeruk nipis, air kelapa, dan gula cair sesuai seleramu.
Setelah itu, jangan lupa untuk mengaduk dan memasukkan es batu ke dalamnya, ya!
Es kuwut biasanya disajikan dengan hiasan potongan jeruk nipis. Namun, bagi kamu penyuka rasa asam, kamu boleh kok menambahkan perasan jeruk nipis ke dalam es kuwutmu.
Selain menggiurkan, es kuwut ini ternyata juga punya berbagai macam manfaat.
Kandungan jeruk nipis yang ada di dalam es kuwut ini dapat membantumu membakar kalori. Hmm, berguna nih buat kamu yang lagi liburan ke Bali dan sudah kebanyakan makan ayam betutu, hehe.
Selain membakar kalori, air dan serutan kelapa di es kuwut juga bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat membantu proses detoksifikasi dalam tubuh.
Baca Juga: Resep Saus Keju ala Richeese, Dijamin Mirip
Namun, tetap saja manfaat es kuwut yang paling utama adalah menyegarkan tubuhmu dan mengusir dahaga di kala panas menyengat.
Nah jadi bagaimana, kalian tertarik untuk membuat es kuwut khas Bali ini di rumah?
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis