"Oke kita patuh protokol kesehatan. Siap. Tapi mau dikasi makan apa sekarang? Kondisi semakin engak jelas. Tanggung jawab warga, itu ada pada negara dan kepala daerah setempat. Masa warganya enggak makan? Ada kawan saya berkata “enggak apa-apa enggak ada harta tapi selamat Covid”. Ye saya sih enggak mending dua-duanya. Tanggung jawab warga ada pada negara. Ini sudah kacau," tukasnya.
Di akhir narasinya, dr Tirta menegaskan dirinya siap menanggung risiko atas argumen yang dilontarkannya ini. Sebab, ia prihatin banyak rakyat kesusahan dan kelaparan.
"Saya sudah berpikir mateng-mateng keluarin statement ini. Kelaparan ada di depan mata. Kita butuh sosok yang bisa bersuara di daerah masing-masing Jika karena statement saya ini saya disikat, oke gpp," kata dr Tirta.
"Tapi silakan anda cek d ilapangan. Mau dikasi makan apa warga. Mau dikasi makan masker? Rapid? Swab? Boro-boro. bayar test. Makan aja susah. Pemerintah daerah harus hadir untuk warganya. Kalo ga pernah susah, ente ga akan ngerti," ungkapnya memungkasi.
Sejak dibagikan unggahan dr Tirta itu telah mendapat lebih dari 48 ribu likes.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026