SuaraBali.id - Kasus Covid-19 di Bali meroket dalam beberapa wakti terakhir. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kemunculan klaster baru.
Koordinator kesehatan satuan gugus penanggulangan Covid-19 di Badung menerangkan, klaster baru ini salah satunya berasal dari upacara keagamaan.
Menurutnya, kemunculan klaster baru ini berpotensi menghambat upaya penanganan Covid-19 yang terus digalakkan Pemprov Bali.
"Penyebaran covid-19 dari klaster upacara keagamaan kini sudah mulai merebak. Meskipun persentasenya masih kecil sekitar dua persen," ujarnya seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Senin (21/9/2020).
Munculnya klaster baru ini diduga karena masyarakat belum disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Apalagi sejak bulan Juli masyarakat Hindu di Bali disibukkan berbagai kegiatan mulai upacara pernikahan, upacara tiga bulan untuk bayi, hingga upacara ngaben atau kremasi.
Memasuki pertengahan September, umat Hindu di Bali kembali melaksanakan rangkaian hari raya Galungan dan Kuningan yang bertepatan dengan puncak pandemi Covid-19.
Hingga 21 September 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Bali bertambah sebanyak 139 kasus. Total kasus positif covid-19 di Bali mencapai 7.888 orang dengan pasien sembuh 6.418 orang dan pasien meninggal 222 orang.
Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali kini dilaporkan terancam penuh, karena klaster upacara keagamaan berpotensi menambah beban rumah sakit.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Singkawang Bertambah, Warga Diminta Lebih Disiplin Prokes
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG