SuaraBali.id - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace menanggapai lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya yang belakangan meningkat signifikan.
Diketahui, terjadi penambahan rata-rata 150 kasus Covid-19 baru setiap harinya sejak akhir Agustus 2020.
Ia menilai hal itu dipicu penularan melalui transmisi lokal dari lingkungan rumah tangga atau keluarga serta pelaksanaan upacara adat.
"Kita lihat secara rinci dan cermat apa yang menyebabkan beberapa hari terakhir timbul lonjakan (kasus Covid) di Bali, kalau kita dengar laporan teman-teman di kabupaten/kota lebih banyak diakibatkan oleh transmisi lokal rumah tangga dan upacara-upacara," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia dengan dibukanya kembali tempat-tempat wisata, telah menyebabkan tak sedikit generasi muda meluapkan kegembiraannya dengan berwisata. Namun hal itu justru berpotensi meningkatkan penularan virus corona.
"Ini akhirnya timbul penderita-penderita yang tanpa gejala, OTG-OTG. Karena mereka muda-muda, sehat-sehat dan mereka pulang, ini yang menjadi sumber orang tuanya terkena (Covid-red) dan neneknya kena. Oleh karena daya tahan tubuh para orang tua yang sudah lemah, sehingga waktu penyembuhannya relatif lama serta risiko kematiannya tinggi," sambungnya.
Terkait hal itu, Cok Ace menuturkan pihaknya akan membicarakan lagi dengan Majelis Desa Adat Provinsi Bali untuk meminimalkan pertemuan-pertemuan di lingkungan desa adat.
"Dulu masyarakat kita taat saat ada Maklumat Kapolri (terkait larangan berkerumun-red). Kapolda, Kapolres dulu semua turun. Sekarang agak longgar, apakah peran desa adat dikembalikan seperti dulu lagi? Kalaupun tidak taat seperti dulu lagi, tetapi mesti disadari Covid-19 masih ada," ujarnya.
Sementara mengenai klaim yang menyebut Bali persentase penggunaan ruang perawatan di rumah sakit tertinggi, Cok Ace mengatakan hal itu karena ruangan yang tersedia dan jumlah pasien yang relatif seimbang.
Baca Juga: Warga Masih Abai Protokol Kesehatan, Zaki: Jangan Takabur dengan Virus Ini
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bali juga akan merapatkan dengan pihak RS swasta agar bisa digunakan sebagai RS rujukan penanganan Covid-19.
"Andaikata disiapkan ruang lebih banyak, akan turun nanti persentasenya," kata Cok Ace, memungkasi.
Hingga Kamis (10/9) jumlah kumulatif kasus positif Covid di Provinsi Bali menjadi 6.834 orang. Sedangkan pasien yang sudah sembuh sebanyak 5.437 orang atau 79,56 persen dari total kasus positif yang terkonfirmasi.
Sebanyak 1.246 orang (18,23 persen) pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit atau karantina di sejumlah lokasi seperti Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering) .
Sementara 151 orang atau 2,21 persen dari total kasus meninggal dunia akibat Covid-19.
Berita Terkait
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar