SuaraBali.id - Mantan anggota LABOUM, Yulhee, baru saja melahirkan anak kembar pada Februari 2020 lalu. Di kehamilan keduanya ini, berat badannya memang naik drastis. Dalam kanal YouTube Yulhee's House, ia menunjukkan bagaimana tubuhnya yang sedang hamil besar dengan ukuran perut yang fantastis.
Menurunkan berat badan memang jadi tantangan terberat bagi banyak orang. Terlebih pada perempuan yang baru saja melahirkan bayi kembar. Tapi, artis asal Korea Selatan ini berhasil melakukannya. Ia sukses turunkan berat badan 29 kilogram hanya dalam waktu 5 bulan!
"Saya khawatir memikirkan bagaimana cara menurunkan berat badan setelah melahirkan. Saya benar-benar stres tentang itu di trimester 2 kehamilan," ujar Yulhee, mengutip laman Koreaboo, Senin(31/8/2020).
Mengingat ini adalah kehamilan keduanya, menurut Yulhee, setelah kelahiran anak kembarnya Ah Yoon dan Ah Rin, menurunkan berat badannya terasa sangat berat.
Langkah pertama yang ia lakukan adalah mengonsumsi sekantong minuman untuk diet yang dicampur dengan air sebelum makan. Selama 2 pekan, ia akan menghabiskan dua kantong minuman diet, yang dikonsumsi 30 menit setiap sebelum sarapan dan makan malam.
Bahkan, Yulhee sudah memulai minuman diet itu saat trimester terakhir kehamilannya. Pada awalnya hanya terbujuk ulasan positif, namun akhirnya ia merasakan dan mencobanya sendiri.
Produk itu membuatnya mampu menahan lapar dan hasilnya membuat ia makan lebih sedikit dari biasanya.
Selain minuman diet, Yulhee juga tetap berolahraga dengan melakukan dua gerakan rutinnya yang membantu melangsingkan perut dan lengan. Gerakan yang dilakukannya adalah merentangkan tangan ke samping dan menyilangkannya di depan dada bergantian selama 50 kali dalam posisi tangan tetap lurus.
Tidak hanya itu, ia juga menjalankan peran sebagai ibu dengan mengajak anaknya bermain untuk membantu program penurunan berat badannya. Misalnya, ia menantang anak pertamanya yang masih balita, Jae Yul, berlari bolak-balik mengelilingi ruangan sebanyak 10 kali.
Baca Juga: Batam Siapkan Rumah Susun Khusus Karantina TKI Positif Corona
Sesekali juga ia kerap melakukan squat sembari memegang salah satu bayi kembarnya. Hasilnya, sebagai ibu baru yang tetap menjalankan tugas pengasuhan, ia juga bisa tetap menjalankan program penurunan berat badan.
Berita Terkait
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
7 Rekomendasi Susu Penambah Berat Badan Dewasa Terbaik di Apotek
-
Apa Bedanya Vegan dan Vegetarian? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Keliru!
-
Sering Jadi Sasaran Body Shaming, Audy Item Curhat: Mental Ikut Kena
-
Berat Badan Jadi Sorotan, Audy Item Ungkap Perjuangan Diet dan Olahraga
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain