SuaraBali.id - Kebakaran hebat terjadi pada Jumat (24/7/2020) Sekitar pukul 00.45 dini hari di Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Negara Jembrana. Sebuah gudang swalayan Rahayu Negara terbakar habis hingga hampir tak bersisa.
Korsleting listrik diduga menjadi penyebab terbakarnya swalayan pada deretan ruko di seberang selatan Pasar Umum Negara ini.
Berdasarkan keterangan salah satu saksi yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, kebakaran ini diketahui sekitar pukul 00.45 WITA. Saksi yang bernama Nasir tersebut mengaku melihat kobaran api dari lantai atas (gudang) swalayan Rahayu.
"Saya melihat api sudah besar diatas saat baru pulang dari berjualan, api terlihat dari palfon sisi blok selatan," kata Nasir, melansir beritabali.com (jaringan Suara.com).
Baca Juga: Bawa 1 Kg Sabu, Kurir Narkoba Lintas Provinsi Dapat Imbalan Rp 15 Juta
Tidak hanya gudang, kantor yang berusia sekitar 20 tahun dan rumah pemilik swalayan juga ikut ludes dilalap si jago merah.
Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Kantor Satpol PP Jembrana Putu Pranajaya mengatakan, empat armada pemadam kebakaran dan satu unit truk tangki milik Satpol PP Jembrana serta truk tangki BPBD Jembrana ikerahkan untuk memadamkan api.
Petugas pemadam kebakaran dengan cepat mengendalikan kobaran api hingga api benar-benar padam pada pukul 04.30 WITA.
"Kami belum bisa mengetahui api tersebut bersumber darimana, namun diduga api akibat konsleting arus listrik di areal Gudang," kata Prana Jaya.
Saat ini, belum diketahui secara pasti nilai kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ini. Peristiwa ini masih didalami oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Gelar Tes Swab Massal Gratis, Pedagang Pasar Bawah Malah Ketakutan
Berita Terkait
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
-
Warga Depok, Bekasi Hingga Tangerang Dilarang Gelar Konvoi Malam Takbiran di Jakarta
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
Belasan Granat Aktif Ditemukan di Huntara Pengungsi Gunung Lewotobi Laki-laki
-
Nyepi Jembrana Jadi Sorotan: Gubernur Koster Rencanakan Pertemuan dengan Tokoh Islam di Bali
-
Nasabah BRI Diimbau Waspada, Ini Tips Terhindar dari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
Jadwal Pertandingan Bali United di Liga 1 Bulan April 2025, Teco Minta Pemain Jangan Gendut
-
Tradisi Unik Lebaran di Lombok: Tradisi Tiu Sampai Lebaran Topat