Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih mempertahankan status siaga kekeringan meskipun hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah

Muhammad Yunus
Rabu, 04 November 2026 | 10:30 WIB
Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan
Ilustrasi: Sejumlah warga memanfaatkan air bersih dari sumur pompa di Desa Medalkrisna, Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026). [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mempertahankan status siaga kekeringan hingga Desember 2026 meskipun hujan mulai turun.
  • Pelaksana Tugas Kepala BPBD Zaenal Mustakim menyatakan sumur warga belum pulih sehingga kebutuhan air bersih terus berlanjut.
  • BPBD dan PDAM mendistribusikan rata-rata empat tangki air bersih setiap hari dengan anggaran penanganan yang masih aman.

SuaraBali.id - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih mempertahankan status siaga kekeringan meskipun hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah pada akhir Oktober 2026.

Hujan yang turun belum mampu memulihkan ketersediaan air bersih, terutama pada sumur milik warga yang terdampak kemarau panjang.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah Zaenal Mustakim mengatakan, hujan telah terjadi secara merata di 12 kecamatan.

Namun, dampaknya terhadap ketersediaan air masyarakat masih terbatas.

Baca Juga:Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional

"Lombok Tengah masih siaga kekeringan, karena hujan yang terjadi pada pekan kemarin itu belum begitu berdampak terhadap kondisi air sumur masyarakatnya," kata Zaenal di Lombok Tengah, Rabu (4/11).

Menurut dia, hingga awal November, sejumlah warga masih membutuhkan bantuan air bersih.

Karena itu, BPBD bersama perusahaan daerah air minum (PDAM) tetap melakukan distribusi setiap hari berdasarkan permintaan masyarakat.

"Warga saat ini masih membutuhkan bantuan air bersih," ujarnya.

Zaenal menyebutkan, BPBD bersama PDAM rata-rata menyalurkan empat tangki air bersih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan warga.

Baca Juga:Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah

Secara akumulatif, bantuan air bersih yang telah didistribusikan selama musim kemarau hingga awal musim hujan mencapai lebih dari 100 tangki.

BPBD Lombok Tengah menetapkan status siaga kekeringan mulai 1 Juli hingga Desember 2026.

Penetapan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dampak kekeringan tetap berjalan selama masa peralihan musim.

Lombok Tengah menjadi salah satu wilayah dengan dampak kekeringan terluas di NTB. Dampaknya tercatat melanda sembilan kecamatan dengan cakupan sekitar 45 hingga 91 desa.

Sejumlah wilayah terdampak antara lain Kecamatan Pujut, Praya Timur, Praya Barat, Praya Barat Daya, Praya Tengah, Jonggat, Batukliang, dan Janapria.

Meski kebutuhan distribusi air bersih masih berlangsung, Zaenal memastikan anggaran penanganan dampak kekeringan masih mencukupi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini