Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus

Dalam peristiwa itu, api pertama kali membakar pohon beringin tua yang berada di tengah pura.

Eko Faizin
Sabtu, 12 September 2026 | 11:28 WIB
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
Sebuah pohon beringin berusia ratusan tahun turut hangus dalam insiden kebakaran di kawasan Pura Desa Adat Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (11/9/2026). [Dok BPBD Buleleng]
Baca 10 detik
  • Kawasan Pura Desa Adat Buleleng di Bali mengalami kebakaran pada Jumat, 11 September 2026.
  • Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah mengerahkan tiga tangki air selama dua jam lebih.
  • Insiden tersebut menyebabkan tiga bangunan pelinggih rusak dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.

SuaraBali.id - Kawasan Pura Desa Adat Buleleng, Kabupaten Buleleng terbakar pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng Gede Arya Suardana mengatakan, petugas membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk memadamkan api.

Dalam penanganan tersebut, Damkar Buleleng menghabiskan tiga tangki air. Pemadaman juga dibantu Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng.

"Kalau dilihat sementara, sumber apinya ada di pohon beringin yang kering ini. Apa penyebabnya, apakah itu dupa, kami belum bisa memastikan," kata Arya.

Menurut dia, kondisi pohon yang kering ditambah angin kencang membuat api dengan cepat menyebar ke sekitar lokasi.

"Sumber api yang membesar di pohon beringin yang kering ini karena ada angin yang besar, sehingga diterbangkan ke sekitar," ujarnya.

Dalam peristiwa itu, api pertama kali membakar pohon beringin tua yang berada di tengah pura.

Kobaran api kemudian membesar dan merambat ke sejumlah bangunan tempat sembahyang di sekitar pohon tersebut.

Kemudian, hembusan angin kencang membuat api pada pohon beringin cepat membesar. Lalu kemudian, api menyambar bagian bangunan pelinggih yang menggunakan atap ijuk hingga ikut terbakar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Gede Suyasa menyampaikan, pihaknya telah melakukan asesmen di lokasi. Kebakaran itu mengakibatkan 3 bangunan pelinggih atau tempat sembahyang rusak.

Kerusakan antara lain terjadi pada sebagian atap Pelinggih Pajenengan Baleran atau Bale Kulkul. Bagian rangka atap kayu, penutup atap seng, dan ijuk ikut terbakar.

Sebagian atap Pelinggih Dewa Ayu Manik Mancagina juga terdampak.

Sementara itu, Pelinggih Taksi Kilap di halaman tengah terkena dampak api dari pohon beringin yang terbakar. Dan ketiga pelinggih tersebut untuk sementara tidak dapat digunakan.

"Nilai kerusakan bangunan akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 150 juta," ujarnya.

Sementara, Kepala Desa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna menyampaikan, kebakaran bermula dari kawasan yang berada di bawah pohon tersebut. Dia menyebut, pohon tersebut berusia ratusan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini