- Materi Bahasa Indonesia Kelas IX Kurikulum Merdeka Bab VI membahas perencanaan masa depan dan kalimat pengandaian.
- Teks 1 menunjukkan konflik cita-cita tokoh "aku" melawan keinginan orang tua terkait sekolah di Bukittinggi.
- Teks 2 menampilkan rencana Mahar ingin sukses sebagai atlet bulu tangkis dan penulis, meninggalkan tradisi kampungnya.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX Kurikulum Merdeka Bab VI bertemakan “Merencanakan Masa Depan”.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX (2022) karya Eva Y. Nukman, Anna Farida Kurniasari, dan Helva Nurhidayah, dalam Bab tersebut siswa dilatih untuk merencanakan masa depan hingga menggunakan kalimat pengandaian dalam diskusi.
Di halaman 156 terdapat dua Petikan Novel. Kemudian dihalaman 159, terdapat soal-soal yang berkaitan dengan teks tersebut. Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 159.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 159
Baca Juga:Kunci Jawaban Matematika Kelas V Halaman 291: Uji Kompetensi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000
Dalam teks 1 membahas mengenai tokoh “aku” yang tengah bersikeras ingin mewujudkan mimpinya untuk masuk ke SMA terbaik di Bukittinggi.
Namun cita-citanya itu terhempas begitu saja, sejak Ayah dan amaknya lebih menyarankan untuk masuk ke Madrasah. Tujuan besar orang tuanya yakni agar sang buah hati menjadi seorang pemimpin agama yang hebat.
Kemudian pada teks 2 menceritakan tentang seorang anak bernama Mahar yang sudah serapi mungkin Menyusun rencana kedepannya.
Ia ingin fokus mengembangkan potensi bulu tangkisnya dan mengasah kemampuan menulisnya. Cita-cita yang didambakan yakni menjadi pemain bulu tangkis berprestasi dan menjadi penulis berbobot.
Mahar ingin menjadi orang sukses dan meninggalkan tradisi di kampungnya, Belitong.
Baca Juga:Kunci Jawaban Sejarah Kelas XII Halaman 179 "Asesmen"
Dimana setelah lulus sekolah, hanya akan menjadi karyawan rendahan PN Timah. Bertahun – tahun menjadi buruh tambang, lalu pensiun hanya sebagai kuli.
Setelah membaca kedua teks di atas, jawablah pertanyaan berikut ini.
1. Teks 1 dan teks 2 memiliki tema yang sama. Uraikan ide pokok pada teks 1 dan Teks 2.
Jawaban: Teks 1 dan teks 2 sama-sama berisi tentang rencana tokoh. Ide pokoknya adalah bahwa tidak semua yang terjadi saat ini sesuai dengan rencana atau cita-cita awal.
2. Dapatkah kalian menyimpulkan apa yang menjadi rencana A tokoh “aku” pada teks 1? Jelaskan jawaban kalian.
Jawaban: Tokoh “Aku” berencana masuk SMA terbaik di Bukittinggi, sedangkan orang tua tokoh, ayah dan amaknya sudah menyiapkan rencana lain, yakni menyarankan masuk Madrasah.
3. Siapa yang menjadi inspirasi tokoh pada teks 1 dan pada teks 2 dalam merencanakan masa depannya?
Jawaban: Teman tokoh.
4. Siapa sosok yang menentukan rencana masa depan tokoh pada teks 1? Jelaskan jawaban kalian.
Jawaban: Orangtua tokoh, karena Ayah dan amak tokoh ingin tokoh masuk MAN agar tokoh kelak menjadi ahli agama.
5. Apa yang dapat kalian simpulkan tentang cita-cita tokoh “aku” pada teks 1?
Jawaban: Tokoh “aku” ingin menjadi ilmuwan seperti Pak Habibie.
6. Jika kalian menjadi Alif (tokoh pada teks 1), apa yang akan kalian lakukan? Bagaimana cara kalian menyampaikan kepada orang tua bahwa kalian tidak sependapat dengan mereka?
Jawaban: Saya akan menyampaikan bahwa menjadi ilmuwan juga tetap dapat belajar ilmu agama.
Saya akan menyampaikan pendapat saya dengan cara yang baik, dengan kalimat yang sopan, sehingga orang tua saya tidak merasa ditentang.
7. Mahar (tokoh pada teks 2) berpendapat bahwa masa depan milik Tuhan. Apa argumentasi lain yang dapat digunakan dalam berdiskusi merencanakan masa depan? Jelaskan jawaban kalian.
Jawaban: Keberhasilan di masa depan harus diusahakan sebaik mungkin dan diiringi dengan doa. Setelah usaha yang terbaik dilakukan, hasilnya kita serahkan pada kehendak Tuhan.
8. Apakah kalian sudah punya rencana A dan B? Tuliskan rencana tersebut.
Jawaban: Sudah, Rencana A masuk ke SMA negeri, dan Rencana B masuk ke SMA Swasta yang bagus.
9. Kira-kira, apa yang akan menghalangi kalian dari rencana kalian dan apa yang akan kalian lakukan untuk mengatasinya?
Jawaban: Murid yang diterima di SMA Negeri sangat terbatas, sehingga saya harus memiliki prestasi yang baik agar mampu bersaing.
10. Apa yang akan membantu kalian mencapai rencana tersebut?
Jawaban: Usaha yang tekun dan berdoa.
Kontributor : Kanita