- Presiden terpilih Prabowo Subianto menyoroti isu sampah Bali pada Rakornas tanggal 2 Februari 2026, menekankan ancaman pariwisata.
- Pemkab Badung kewalahan menanggapi ratusan ton sampah kiriman dari luar pulau saat musim angin barat.
- Gubernur Bali berencana membentuk Satgas penanganan sampah pantai, sebagai respons atas sorotan serius tersebut.
Gubernur Bali Siapkan Satgas, Usulan Prabowo Libatkan Siswa
Menyambut baik rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan sampah oleh Pemerintah Provinsi Bali, Arjana berharap langkah ini dapat mempercepat respons pembersihan.
Gubernur Bali, Wayan Koster, yang juga hadir dalam Rakornas, mengutarakan niatnya untuk membentuk satgas pengawasan sampah di pantai. "Saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai bergitu sampah datang langsung bisa dibersihkan, tidak perlu menunggu 2-3 jam," kata Koster, dikutip dari suara.com.
Selain itu, Prabowo juga mengusulkan agar siswa sekolah dapat turut membantu dalam kegiatan pembersihan sampah. Arjana menilai usulan tersebut bisa saja direalisasikan, asalkan dicarikan waktu yang tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa.
Baca Juga:Pengaruh Prabowo Sangat Kuat Sampai 5 Tahun ke Depan : Fahri Hamzah Ungkap Alasannya
Permasalahan sampah di Bali, khususnya sampah kiriman, memang membutuhkan solusi komprehensif dan kolaborasi lintas daerah.
Sorotan dari Presiden Prabowo diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak terkait untuk lebih serius dan efektif dalam menangani isu lingkungan ini, demi menjaga keindahan Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda