Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 249: Puisi 'Tuhan, Kita Begitu Dekat'

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka BAB VI membahas mengenai Puisi

Muhammad Yunus
Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:41 WIB
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 249: Puisi 'Tuhan, Kita Begitu Dekat'
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka BAB VI membahas mengenai Puisi [Suara.com/buku.kemendikdasmen.go.id]
Baca 10 detik
  • BAB VI Kurikulum Merdeka Kelas X Bahasa Indonesia mengajarkan siswa untuk berkarya dan berekspresi melalui puisi.
  • Artikel ini membahas kunci jawaban halaman 249 mengenai puisi "Tuhan, Kita Begitu Dekat" karya Abdul Hadi W. M.
  • Puisi tersebut secara esensial menggambarkan hubungan erat, kehangatan, dan kedekatan spiritual penulis dengan Tuhan.

SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum Merdeka BAB VI membahas mengenai Puisi.

Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X (2023) karya Fadillah Tri Aulia, Sefi Indra Gumilar dan Alvian Kurniawan dalam BAB tersebut siswa diajarkan untuk berkarya dan berekspresi melalui puisi.

Pada halaman 249 terdapat puisi yang berjudul “Tuhan, Kita Begitu Dekat”. Sementara itu tepat dibawahnya ada sejumlah pertanyaan mengenai puisi tersebut. Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 249.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 249

Baca Juga:Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX 'Evaluasi' Halaman 120: Ekonomi Digital

Tuhan, Kita Begitu Dekat

Karya Abdul Hadi W. M.

Tuhan,

Kita begitu dekat

Sebagai api dengan panas

Baca Juga:Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam Kelas X Halaman 46: Struktur Virus Bakteriofag dan Koronavirus

Aku panas dalam apimu

Tuhan,

Kita begitu dekat

Seperti kain dengan kapas

Aku kapas dalam kainmu

Tuhan,

Kita begitu dekat

Seperti angin dan arahnya

Kita begitu dekat

Dalam gelap

kini aku nyala

dalam lampu padammu


Berdasarkan puisi di atas, pilihlah salah satu jawaban dan sampaikan alasan atau penjelasannya!

1. Puisi tersebut berkisah tentang…

a. kepasrahan

b. kesunyian

c. ketuhanan

d. kesendirian

Jawaban: C. Ketuhanan

Alasan: Puisi ini menggambarkan hubungan erat antara penulis dan Tuhan melalui penggunaan metafora positif dan ekspresi kepasrahan. Metafora seperti “api dengan panas”, “kain dengan kapas” dan “angin dengan arahnya” menciptakan citra kehangatan dan kedekatan spiritual. Ungkapan kepasrahan dalam baris-baris tertentu menunjukkan fokus pada aspek ketuhanan dan hubungan dengan Tuhan.

2. Hal yang kamu rasakan setelah membaca puisi tersebut adalah ….

a. rasa resah gelisah

b. rasa rindu dan syahdu

c. rasa sedih dan perih

d. rasa tenang dan khidmat

Jawaban: D. Rasa Tenang dan Khidmat

Alasan: Keseluruhan nada dan ekspresi puisi menciptakan suasana ketenangan dan khidmat. Metafora yang positif, ungkapan kepasrahan, dan penekanan pada kehadiran Tuhan dalam kegelapan menciptakan perasaan damai dan tenteram.

3. Apa Kesan yang timbul setelah membaca puisi tersebut?

a. Kehangatan dan kedekatan dengan Tuhan

b. Kesendirian dan kegelapan

c. Keterikatan seperti elemen alam

d. Ketidakpastian dan kebingungan

Jawaban: A. Kehangatan dan Kedekatan dengan Tuhan

Alasan: Kesan yang muncul setelah membaca puisi adalah kehangatan dan kedekatan dengan Tuhan. Metafora yang menciptakan citra kehangatan, ekspresi kepasrahan, dan pilihan kata-kata positif seperti “dekat” dan “hangat” memberikan Kesan hubungan yang erat dan akrab dengan Tuhan.

4. Bagaimana puisi ini menggambarkan hubungan dengan Tuhan?

a. Sebagai hubungan yang dingin dan jauh

b. Sebagai hubungan yang erat dan penuh cinta

c. Sebagai hubungan yang penuh konflik

d. Sebagai hubungan yang ambigu dan tidak jelas

Jawaban: B. Sebagai hubungan yang erat dan penuh cinta

Alasan: Puisi ini menggambarkan hubungan dengan Tuhan sebagai sesuatu yang erat dan penuh cinta melalui penggunaan metafora positif, ekspresi kepasrahan, dan penekanan pada keberadaan Tuhan sebagai sumber Cahaya dalam kegelapan.

5. Apa pesan yang ingin disampaikan oleh penulis melalui puisi ini?

a. Kedalaman hubungan dengan Tuhan

b. Ketergantungan pada elemen alam

c. Kekuatan spiritual dalam kegelapan

d. Ketidakpastian dalam hubungan dengan Tuhan

Jawaban: A. Kedalaman hubungan dengan Tuhan

Alasan: Pesan utama yang ingin disampaikan oleh penulis adalah tentang kedalaman dan keintiman dalam hubungan spiritual dengan Tuhan. Metafora, ungkapan kepasrahan dan penekanan pada kekuatan spiritual dalam kegelapan mengindikasikan pesan tersebut.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini