Baca 10 detik
- Bendesa Adat Nusa Penida menentang pembongkaran lift kaca, berharap pembangunan dilanjutkan demi kemajuan ekonomi pariwisata.
- Gubernur Bali Wayan Koster tegas menolak lift karena Nusa Penida dinilai sangat sakral dan harus ditata khusus.
- Pemerintah memberikan waktu enam bulan pembongkaran akibat ditemukan lima pelanggaran perizinan pembangunan lift kaca tersebut.
Pemerintah menemukan sedikitnya lima pelanggaran perizinan, termasuk tidak adanya rekomendasi resmi dari Pemerintah Provinsi Bali maupun Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Meski menuai pro dan kontra, nasib proyek lift kaca Pantai Kelingking kini berada sepenuhnya pada keputusan pemerintah daerah—seiring penataan ulang konsep pariwisata Nusa Penida yang lebih berkelanjutan.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Baca Juga:Bali United Hancurkan 'Dinding' Tak Terkalahkan Borneo FC