Basah Kuyup, anak-anak Ini Tutup Piodalan Ageng Dengan Mekering-keringan

Tradisi mekering-keringan ini biasanya disertai dengan berbagai permainan tradisional dan lumpur yang berlangsung selama tiga hari.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:07 WIB
Basah Kuyup, anak-anak Ini Tutup Piodalan Ageng Dengan Mekering-keringan
Tangkap layar Instagram Story by @_ceningsadgirl

Dalam video tersebut anak-anak terlihat sangat senang memainkan mekering-keringan. Permainan ini begitu sangat dinantikan oleh masyarakat setempat, pasalnya hanya digelar setahun sekali saja.

Keseruan tradisi ini tidak hanya diikuti oleh anak seusia TK maupun SD saja, namun juga remaja hingga dewasa.

Puluhan remaja dengan wajah serta badan penuh lumpur berjajar menunggu rekan-rekannya datang.

Mereka sengaja melumuri wajah dengan lumpur sembari menunggu rekan yang lainnya untuk diajak ngayah dalam permainan mekering-keringan ini.

Baca Juga:Polisi Gerebek Gudang Gas Elpiji Oplosan di Sesetan, Imbas Kebakaran di Jalan Cargo?

Makna tersirat dalam permainan Mekering-keringan ini adalah bentuk rasa Syukur dengan suasana gembira atas suksesnya Piodalan Agung.

Kontributor : Kanita

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak