"Bentuk dukungan lain yakni alokasi anggaran yang dibantu atau diberikan kepada penyelenggara baik panitia maupun penyelenggaraan devosional di masing-masing situs Semana Santa," ucapnya.
Sebagai Ketua Panitia Semana Santa 2024, pihaknya mengimbau peziarah baik yang berasal dari dalam Kota Larantuka maupun dari luar agar tetap mengenakan masker selama prosesi dan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat.
Apabila mengalami kesulitan, para peziarah dapat menghubungi panitia baik di tingkat gereja, suku-suku, maupun pemerintah daerah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
"Kalau kesulitan, jangan putus asa, hubungi kami supaya bisa beri informasi terkait penginapan warga," katanya berpesan.
Baca Juga:Adik Bharatu Bonifasius Jawa Diberi Kesempatan Masuk Jadi Anggota Polri
Dalam perayaan Semana Santa di Larantuka, terdapat tradisi Tikam Turo atau pemancangan pagar di kapela dan sepanjang jalur prosesi Semana Santa.
Selanjutnya ada pula tradisi mencium salib Tuan Ana (patung Tuhan Yesus) dan Tuan Ma (patung Bunda Maria) oleh para peziarah, serta pengantaran Tuan Menino (bayi Yesus) lewat laut. (ANTARA)