Kisah Pedagang Buku Keliling Jadi Direktur Tempat Wisata di Lombok Timur

Qori Bayyinaturrosyi dulunya hanya berpofesi sebagai pedagang buku keliling

Muhammad Yunus
Senin, 26 Desember 2022 | 17:02 WIB
Kisah Pedagang Buku Keliling Jadi Direktur Tempat Wisata di Lombok Timur
Pengunjung saat nongkrong di salah satu kedai yang ada di Sunrise Land Lombok [Suara.com/Toni Hermawan]

SuaraBali.id - Qori Bayyinaturrosyi dulunya hanya berpofesi sebagai pedagang buku keliling di kedai-kedai kopi dan tempat tongkrongan. Kini dipercaya menjadi Direktur Sunrise Land Lombok, di kawasan Pantai Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim).

Qori mengaku sebelum diamankahkan menjadi direktur. Profesi yang dilakoni menjadi tukang buku online. Namun karena permintaan cukup banyak dan mencoba peruntungan untuk menjual buku keliling ke kedai-kedai.

"Dulu saya jualan buku," kata pria asal Dusun Montong Meong, Desa Montong Meong, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur kepada Suara.com, Senin (26/12/2022).

Awal mula Sunrise Land Lombok ada, dimulai dari beberapa pemuda desa mendatanginya untuk membangun usaha pariwisata. Tidak berselang lama, lahir Sunrise Land Lombok pada bulan mei 2022 dan menaungi puluhan lapak.

Baca Juga:Tiba-tiba, Nahkoda Kapal di Waduk Jatiluhur Dicek Kesehatan, Ada Apa?

"Awal pas pesta pantai di Labuhan Haji pemuda resah punya pantai tapi tidak terlibat. Itu dasar mereka, nah malam pertama mereka meminta saya. Tapi saya gak gubris mikirnya mungkin cuman hangat-hangat tai ayam, eh malah mereka rela datang keesokan harinya nunggu saya pulang jualan buku," katanya melanjutkan cerita.

Melihat optimisme dan semangat beberapa rekannya, memberanikan dirinya untuk membuka usaha pariwisata. Sebab tempat ini menjadi milik pemerintah daerah sehingga dikelola dengan perjanjian kerjasama.

"Saya ingat modal awalnya dulu Rp15 juta juga dari hasil jual buku dan beberapa tabungan yang sebenarnya diniatkan untuk ambil rumah BTN di Mataram," katanya.

Hingga kini lokasi wisata ini banyak dikunjungi, terlebih menyediakan tempat berkemah, tempat untuk meeting, dan tempat-tempat yang indah yang patut dikunjungi.

"Beberapa waktu lalu kita juga lepas penyu, sisi lain alhamdulillah tamu-tamu luar negeri sudah ada yang datang," katanya.

Baca Juga:Bingung Cari Tempat Libur Natal 2022? Coba Datangi Candi Jiwa Karawang Ini

Meski terbilang baru, ada beberapa yang menawarkan diri untuk bekerja. Bahkan ada sarjana pariwisata sudah melamar pekerjaan di Sunrise Land Lombok.

"Ini ada yang kirim CV sarjana pariwisata belum lagi yang menyampaikan langsung," pungkasnya.

Kontributor: Toni Hermawan

Lifestyle

Terkini

Di bawah guyuran hujan Anies Baswedan diarak dari perempatan masjid

News | 20:00 WIB

Ia mengaku khidmat dan khusuk dalam berdoa untuk kemenangan Anies Baswedan.

News | 15:23 WIB

Bahkan, Anies Baswedan sampai kesulitan untuk berjalan menuju mobil.

News | 11:57 WIB

Baliho tersebut bertuliskan "Syarat Capres, Cinta Kebhinekan Tolak Capres Intoleran".

News | 19:25 WIB

Pria kelahiran 1973 itu menetapkan untuk membuat olahan salak karena menjadi ciri khas daerahnya.

News | 19:08 WIB

Konten ini dihapus atas permintaan take down dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

News | 15:07 WIB

Perayaan Hari Arak ini dia harapkan bisa menjadi pengingat bagi generasi muda

News | 14:32 WIB

Ia kini berlabuh mengikuti jejak Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) ke Partai Perindo.

News | 07:12 WIB

Pasalnya pelaku disebut tidak mengetahui keberadaan kokain yang tersimpan dalam salah satu dari dua kopernya.

News | 13:58 WIB

Vaksinasi Rabies pun dilakukan secara massif selain itu petugas juga melakukan eliminasi.

News | 08:43 WIB

Suwarjono menjabarkan kondisi media massa mulai era kovensional sampai kekinian.

News | 06:43 WIB

Justru hari itu dimaksudkan untuk memuliakan arak itu sendiri.

News | 16:25 WIB

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTB, Wahidjan membenarkan perihal pemberhentian tersebut.

News | 15:48 WIB

KAP mengaku merekam adegan persetubuhannya tersebut hanya untuk iseng diihat dan sebagai kenang-kenangan.

News | 11:06 WIB

Donatur tertinggi di situs tersebut memberikan sumbangan USD 1.000.

News | 21:07 WIB
Tampilkan lebih banyak