Nikita Mirzani Serang Najwa Shihab Lagi, Sebut Laporan Peretasan Sampah Tak Penting

Nikita Mirzani menyebut bahwa laporan itu kalah penting dibanding kasus besar lain yang kini ditangani Bareskrim Polri.

Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:56 WIB
Nikita Mirzani Serang Najwa Shihab Lagi, Sebut Laporan Peretasan Sampah Tak Penting
Adu Gaya Nikita Mirzani dan Najwa Shihab (Instagram/nikitamirzanimawardi_172 dan najwashihab)

SuaraBali.id - Jurnalis Najwa Shihab melaporkan peretasan bernada ancaman dengan kalimat 'Diam atau Mati' di website Narasi. Najwa Shihab melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri.

Namun demikian lagi-lagi Nikita Mirzani kembali menyerang Najwa Shihab yang sedang melaporkan tindakan tersebut. Menurutnya laporan Najwa Shihab merupakan laporan sampah.

"Polisi lagi sibuk ngurusin banyak kasus di Indonesia," kata Nikita Mirzani dikutip dari InstaStorynya, Sabtu 1 Oktober 2022.

Nikita Mirzani menyebut bahwa laporan itu kalah penting dibanding kasus besar lain yang kini ditangani Bareskrim Polri.

"Kalau cuma soal kasus diretas narasi loe, orang-orang loe, itu mah laporan sampah. Gak guna, gak penting," ucap Nikita Mirzani.

Ucapan ini dikatakan Nikita Mirzani dalam vlog saat berada di Mua Tala Hotel El Nido, Filipina. Menurutnya juga langkah Najwa Shihab yang dinilai bertolak belakang dengan statement sebelumnya yang diucapkan Nikita pada vlog lainnya.

"Heh! Kalau loe bisa julid dengan cara loe yang smart dan semua pendukung loe yang bilang cuma percaya sama polisi tidur, terus kenapa sister loe pengen lapor ke polisi gara-gara diretas akun loe?," bebernya.

Satire ini dikatakan Nikita Mirzani untuk mengingatkan kembali ucapan Najwa Shihab.

"Loe lupa atau gegar otak sih? Loe bilang jangan mau ditakut-takutin polisi sama pasal, noh suruh aja urus Sambo, ayang syambo," tutur Nikita.

Nikita Mirzani juga berujar seharusnya Najwa Shihab tidak melaporkan kasus tersebut ke polisi.

News

Terkini

Menurut Andika, apa yang dilakuka pelau adalah tindak pidana. Ia pun mendesak agar pelaku segera dipecat.

News | 07:33 WIB

Joshua melaporkan seorang pemerhati hewan lainnya yang berinisial BDM asal Lombok Tengah.

News | 07:00 WIB

Diduga keduanya terseret arus sungai saat memasang jaring ikan di hulu sungai.

News | 06:43 WIB

Dugaan reklamasi pesisir Pantai Melasti pada area seluas 22.310 m ini baru diketahui pada 2020, dan disinyalir dimulai pada tahun 2019.

News | 17:25 WIB

Tak hanya Cyril Stiak, satu orang lagi bernama Stefan Durina kini masuk dalam red notice. Namun dia masih dalam pengejaran.

News | 13:42 WIB

Menurutnya, partai Perindo terbuka bagi yang ingin berjuang dan membesarkan Partai ini.

News | 10:00 WIB

Awalnya ia cekcok dengan kekasihnya karena kecemburuan.

News | 08:00 WIB

Ini bukti bahwa BRImo semakin menjadi andalan masyarakat.

News | 17:30 WIB

Menurutnya cara pandangnya dalam membangun Bali saat ini dipengaruhi ilmunya selama menempuh pendidikkan di ITB.

News | 16:27 WIB

Bharada E menyampaikan hal itu saat ditanya Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso.

News | 13:00 WIB

Anjing liar yang sudah dieliminasi, langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

News | 11:30 WIB

Hal itu diputuskan pada Rapat Pleno, Senin (28/11/2022) kemarin oleh Dewan Pengupahan Kota Denpasar

News | 10:21 WIB

Kepala Diskarmat Kabupaten Badung, I Wayan Wirya mengatakan api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam.

News | 09:30 WIB

Tangannya yang gemetaran spontan menjatuhkan uang tersebut ke lantai

News | 08:39 WIB

Menurutnya setelah maskapai Cathay Pacific beroperasi maka akan memberikan dampak yang cukup signifikan bagi sektor pariwisata di Pulau Bali.

News | 08:27 WIB
Tampilkan lebih banyak