facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bayi Kembar Empat Lahir di RSUP Sanglah Denpasar Melalui Metode Inseminasi

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:26 WIB

Bayi Kembar Empat Lahir di RSUP Sanglah Denpasar Melalui Metode Inseminasi

Ia membenarkan bahwa kelahiran empat bayi di RSUP Sanglah, pada Jumat (21/1/2022) kemarin pada pukul 13:00 Wita.

SuaraBali.id - Momen kelahiran empat bayi kembar di Denpasar Bali terjadi di Rumah Sakit Umum (RSUP) Sanglah, Denpasar. Hal ini dibenarkan oleh Humas RSUP Sanglah, Dewa Ketut Kresna.

Ia membenarkan bahwa kelahiran empat bayi di RSUP Sanglah, pada Jumat (21/1/2022) kemarin pada pukul 13:00 Wita.

"Iya memang benar lahir kemarin. Di Sanglah itu pertama kali," kata Kresna saat dihubungi Sabtu (22/1/2022).

Empat bayi kembar itu lahir dari pasangan suami istri yang merupakan warga Denpasar. Keempat bayi tersebut terlahir dengan selamat setelah menjalani operasi SC atau sesar.

"Iya melahirkannya dengan operasi. Kondisi bayi maupun ibunya terakhir stabil. Dia (ibunya) datang pada Kamis kemarin dan lahir pada Jumat," jelasnya.

Empat bayi kembar itu lahir dengan jenis kelamin satu laki-laki dan tiga perempuan dengan berat bayi pertama yang keluar laki- laki 1.470 gram dengan panjang 43 cm. Sedangkan bayi kedua lahir dengan berat 1.530 gram dengan panjang 42 cm, bayi ketiga 1.360 dengan panjang 38 cm, dan bayi keempat 1.440 gram dengan panjang 38 cm.

Sementara, dokter yang membantu kelahirannya, dr I Wayan Artana Putra mengatakan, bawah bayi itu terlahir dengan selamat.

"Jadi, dia ikut program inseminasi kalau bahasa awamnya semacam kawin suntik. Biasanya, kalau inseminasi ini dilakukan kalau masalahnya di spermanya lemah tidak bisa gerak cepatnya sedikit. Nah itu dibantu. Itu spermanya diambil kemudian dimasukkan ke dalam rahim," ujarnya.

Namun hasilnya di luar dugaan, ibu tersebut mengandung bayi kembar empat. Akhirnya dilakukan prosedur operasi sesar karena air ketuban sudah pecah.

"Kita rencanakan operasi umur tiga  dan empat Minggu dan tadi pagi sudah pecah ketuban. Jadi, segera kita lakukan operasi sesar. Saat datang ibunya dengan kondisi mules-mules sakit perut pecah ketuban, kalau sudah pecahan ketuban dan sakit perut itu persalinan sudah tidak bisa ditunda lagi karena terlalu lama dan itu sudah berlangsung. Apalagi bayinya sudah kembar empat begini," jelasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait