facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengamanan di Bandara Internasional Lombok Diperketat Menjelang MotoGP

Eviera Paramita Sandi Selasa, 18 Januari 2022 | 14:54 WIB

Pengamanan di Bandara Internasional Lombok Diperketat Menjelang MotoGP

Menjelang pelaksanaan tes pramusim dan ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB

SuaraBali.id - Menjelang pelaksanaan tes pramusim dan ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, jajaran Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat memperketat pengawasan dan pengamanan di Bandara Internasional Lombok.

Pengamanan dilakukan di beberapa titik di area Bandara Lombok baik di luar maupun di terminal seperti pintu keberangkatan, lobi terminal, drop zone dan terminal keberangkatan.

"Kami melakukan bantuan pengamanan operasional Bandara bersama dengan petugas AVSEC (Aviation Security) untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di bandara terutama sebentar lagi akan dilaksanakan ajang balap motor yang bergengsi di Sirkuit Mandalika," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBK Heru Indra Cahyono, Selasa (18/1/2022).

Saat melakukan bantuan pengamanan operasional, pihak Bandara juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang sedang beraktivitas di bandara untuk selalu mematuhi protokol kesehatan COVID-19 dengan tetap memakai masker dan jaga jarak.

"Kami tetap ingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker dan menjaga jarak," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat mulai gencar melaksanakan patroli malam di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika dalam rangka menjamin keamanan saat tes Pramusim MotoGP Sirkuit Mandalika tanggal 11-13 Februari 2022.

"Ini untuk meningkatkan kamtibmas di Lombok Tengah. Kegiatan patroli blue light ini rutin di lakukan dan difokuskan pada malam hari," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono.

Patroli ini menyasar sejumlah lokasi di wilayah Kuta yang dianggap berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan lokasi tempat masyarakat sering berkumpul.

"Sasaran kami adalah daerah rawan kejahatan, obyek vital, obyek wisata dan tempat kerumunan masyarakat serta para pedagang," katanya. (ANTARA)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait