"Untuk mencapai lokasi sulit kedalaman 300 meter dari atas tebing. Tebingnya curam. Akses jalannya tak ada,hanya bisa melalui lift maksimal 4 orang yang bisa memakai," katanya saat dihubungi, Minggu pagi (14/11/2021).
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Penyebabnya belum. Kami masih lakukan olah TKP dan labfor kami sudah datangkan kemaren dan sudah dikordinasikan," kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yogha, Senin (15/11/2021).
Ia memperkirakan kerugian kebakaran itu sekitar Rp 20 miliar.
Baca Juga:Kebakaran di Karma Kandara Bali Awalnya Diketahui Satpam Villa di Pantai Melasti
Sebelumnya, Humas Polresta Denpasar Ketut Sukadi mengatakan dari keterangan saksi sekuriti Karma Kandara, Wayan Mirja (45) saat itu melihat cahaya merah dari kejauhan. Saat itu ia sedang di atas tebing.
Setelah dilihat, ternyata ada kebakaran. Ia mencoba turun menggunakan lift namun mengurungkan niatnya karena takut. Akhirnya menggunakan tangga darurat menuju lokasi kejadian.
"Saya tidak berani turun ke bawah menggunakan lift, dan saya bersama rekan-rekan menggunakan tangga darurat untuk menuju lokasi guna memadamkan api," katanya kepada petugas polisi.
Setelah itu, ia melaporkan kejadian itu ke HRD Villa Karma Kandara
Ida Ayu Made Armini (41). Lantas dilaporkan ke Pemadam Kebakaran Badung untuk meminta bantuan.
Baca Juga:Jessica Iskandar : Sore Kita Menikmati Sunset di Karma Kandara Bali, Malamnya Kebakaran
Damkar Badung tiba dan baru bisa dipadamkan sekira pukul 06.10 Wita. Pemadaman menggunakan alat pemadam di lokasi.