Jangan Disepelekan! Ini 8 Benda Sepele yang Bisa Menolong Hidup Kamu

Catat! Ini delapan benda yang bisa membantu menyelamatkan hidup Anda saat dalam masalah besar.

Dinar Surya Oktarini
Jum'at, 17 September 2021 | 14:36 WIB
Jangan Disepelekan! Ini 8 Benda Sepele yang Bisa Menolong Hidup Kamu
Kebiasaan minum dari botol plastik atau mug juga berbahaya bagi kesehatan (Pexels/rawpixel.com)

SuaraBali.id - Ada beberapa situasi  yang bisa membutuhkan pertolongan benda-benda tertntu. Namun jangan pernah meremehkan beberapa benda sepele berikut ini lho. 

Beberapa benda di kehidupan sehari-hari bisa digunakan untuk bertahan hidup. 

Dilansir dari Brightside, berikut delapan benda yang bisa membantu menyelamatkan hidup Anda saat dalam masalah besar.

Garam

Baca Juga:Tentara Indonesia dan China Latihan Militer di Perairan Dekat Jakarta

Ilustrasi Garam (freepik)
Ilustrasi Garam (freepik)

Selain membuat makanan terasa enak, garam bisa digunakan sebagai alat pelindung. Saat dalam bahaya, lempar garam ke wajah penyerang, targetkan ke matanya. Ini akan membantu Anda memiliki beberapa waktu untuk melarikan diri.

Selain itu, jika Anda menemukan diri Anda berada di atas es atau permukaan yang licin, tidak dapat berjalan, lemparkan garam untuk menciptakan daya dan melarikan diri ke tempat yang aman.

Dompet palsu

Ilustrasi dompet (pexels.com/RobertBogdan).
Ilustrasi dompet (pexels.com/RobertBogdan).

Ini dapat digunakan sebagai pengalih perhatian saat dirampok. Saat melarikan diri, lempar dompet palsu agar pencuri berhenti untuk mengambilnya. Dengan cara ini, Anda tidak akan kehilangan dokumen atau uang, dan Anda dapat lolos dari serangan dengan aman.

Botol minum isi ulang

Baca Juga:Pura-Pura Ada Situasi Darurat, Aksi Pria Melamar Pacar Ini Bikin Ikut Haru

Ilustrasi botol air minum. (Pixabay)
Ilustrasi botol air minum. (Pixabay)

Botol yang dapat digunakan kembali lebih dari sekadar alat ramah lingkungan yang trendi, botol ini dapat membantu Anda mendesinfeksi air. Penelitian telah menunjukkan bahwa air yang ditempatkan di bawah sinar UV selama 6 jam bebas dari sebagian besar kuman, termasuk Escherichia coli.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak