Upaya ini bisa dilakukan sejak awal dengan memilih lokasi pembakaran dengan sirkulasi yang tepat. Hindari lokasi yang tertutup karena bau asap sate di dalam rumah itu sulit hilang.
Oleh karena itu, jika tidak memiliki area luas dan terbuka, bukalah jendela rumah, pilih tempat pembakaran yang memiliki sirkulasi udara yang baik.
Setelah selesai melakukan pembakaran, nyalakan kipas angin dan letakkan pengharum ruangan di sekitar rumah. Aroma asap akan segera tergantikan dengan aroma penyegar.
Anda juga bisa menyalakan diffuser setelah pembakaran dibersihkan. Aroma terapi dari diffuser bisa segera mengembalikan kesegaran di dalam rumah dan bau asap dapat direduksi.
Baca Juga:Bingung Mengolah Daging Kurban? Cobain Resep Khas Jawa Timur Ini
3. Gunakan lemon
![Pembeli memegang daging yang digantung di Pasar Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (11/4/2021). [Suara.com/Dian Latifah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/11/97495-daging-sapi.jpg)
Untuk membersihkan barang-barang bekas pembakaran dan area rumah dari asap daging kurban, Anda bisa memilih sabun pembersih beraroma lemon dan minyak aromaterapi beraroma lemon untuk menyegarkan rumah.
Sabun pembersih aroma lemon dapat meresap aroma tidak sedap dari bekas pembakaran. Sementara aromaterapi beraroma lemon dapat menyegarkan lingkungan sekitar, sehingga menjadi pengharum alami.
4. Pengharum alami cuka
![Warga membeli daging di Pasar Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (11/4/2021). [Suara.com/Dian Latifah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/11/88692-daging-sapi.jpg)
Anda juga bisa menggunakan pengharum alami dari cuka untuk menghilangkan bau asap bekas bakaran sate daging kurban.
Baca Juga:Keliling Kota Semarang, Ganjar Ingatkan Panitia Kurban Taat Protokol kesehatan
Cuka putih merupakan penetral bau yang efektif. Bahan ini dapat menghilangkan bau asap di dalam rumah.