"Aku menganggur selama tiga tahun. Alhamdulillah masih ada sisa peninggalan almarhum suami dan dibantu orang tua juga untuk biaya hidup. Tapi semenjak bapak meninggal aku berusaha untuk bangkit. Karena ada ibu dan anak yang harus aku bahagiakan," ujarnya tegar.
Selama tiga tahun, Viki masih tinggal sendirian di Lumajang (rumah ia bersama suami). Anaknya ia titipkan di rumah kedua orang tuanya yang berada di tinggal Probolinggo.
"Aku jadi orang biasa pada umumnya. Aku nggak ada kegiatan dan di rumah aja. Tapi setelah bapak sakit baru aku balik ke rumah orangtua," tuturnya. Sejak itu ia tinggal bersama ibu dan anaknya di Probolinggo.
Ibu satu orang anak ini mulai memutuskan untuk bekerja sebagai buruh sejak Oktober 2020 di PT Dharma Sukses Niaga. Dia bekerja agar punya uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Baca Juga:Geger Klaster Pabrik Sepatu, 107 Buruh Positif COVID-19, Perusahaan Lockdown 10 Hari
"Saya sekarang jadi admin Quality Control. Ya mau gimana lagi karena hidup butuh biaya jadi saya harus bekerja," tutup Viki.