Dijelaskan sumber itu, pemilik vila diketahui milik WNA asal Perancis. Di masa pandemi covid-19, pemilik vila pulang ke negaranya dan tidak pernah datang ke Bali.
Sementara vila tersebut dijaga oleh Manager bu Ketut dan 2 orang staff. Namun saat petugas kesana mereka tidak ada, bahkan nomor handphone yang dihubungi tidak aktif.
Versi lainnya, 4 WNA dan seorang cewek itu datang ke vila membawa seorang anak bayi. Mereka pun menginap di vila selama 4 hari sejak awal Mei.
Setelah kasus video porno mencuat ke publik, 4 WNA itu langsung pindah dari vila tersebut.
Baca Juga:Layanan Internet Biznet Segera Beroperasi di Labuan Bajo
"Cewek lokal itu diduga bayaran. Kami masih mencari cewek lokal tersebut untuk minta klarifikasi. Karena infonya dia tidak dibayar oleh bule itu dan mau lapor ke Polisi," beber sumber.
Seperti diberitakan, kasus video porno yang dilakukan 3 WNA dan seorang cewek lokal viral di media sosial twitter dan akun tiktok.
Keempat bule itu terdiri dari satu pasangan kekasih bernama Kevin dan Celina. Dua rekan laki-laki bernama Bryan dan Fynn Davis. Sedangkan cewek lokal bernama Ratu Selly alias Putri Penellope.
Video dari pesta seks yang mereka buat diunggah di akun tiktok @itskevandceli milik pasangan kekasih kevin dan Celina, kemudian disebar juga melalui akun Twitter @kevandcelifree.
Dalam akun Twitter @kevandcelifree, terlihat beberapa video diunggah pada tanggal 9 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021. Dalam postingan tersebut, pemilik akun Instagram milik Kevin @neubecklifestyle mengunggah beberapa sorotan foto vila tersebut sambil mencantumkan Bali sebagai lokasinya.
Baca Juga:Bikin Melongo! Orang Ini Bayar Parkir Bandara Bali Sampai Rp 9,6 Juta