Omzet Pengrajin Alat Musik Batok Kelapa di Jembrana Anjlok Selama COVID-19

Usaha yang digeluti dari tahun 2005 lalu ini, produksinya anjlok hingga 95 persen.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:08 WIB
Omzet Pengrajin Alat Musik Batok Kelapa di Jembrana Anjlok Selama COVID-19
Pengrajin mainan musik dari batok kelapa Made Urita Adi Sujarwo beralamat di Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo Jembrana. (BeritaBali)

SuaraBali.id - Pengrajin alat musik batok kelapa anjlok selama COVID-19 di Jembrana Bali. Ini sebagai dampak pandemi covid-19 bagi perekonomian khususnya di kalangan pengusaha kecil menengah di Kabupaten Jembrana.

Kisah ini datang dari pengrajin mainan musik dari batok kelapa Made Urita Adi Sujarwo beralamat di Desa Pohsanten Kecamatan Mendoyo Jembrana.

Usaha yang digeluti dari tahun 2005 lalu ini, produksinya anjlok hingga 95 persen.

Apalagi sebagian pemesan kerajinan ini dari sektor pariwisata.

Baca Juga:Anggota Fraksi PDIP Wafat Karena Corona, DPRD Jembrana Ajukan PAW

"Sebulan saat virus corona masuk ke indonesia tepatnya pada bulan maret tahun 2020 orderan dari langganan mulai menurun. Karena produksi turun drastis, maka usaha kami hampir mati suri," keluh Made Urita, Kamis (25/02/2021).

Made Urita menambahkan, akibat penurunan pemesanan lantaran pandemi berimbas pada omzet usaha yang menurun drastis. Sebelum pandemi covid-19 melanda indonesia dari bulan Februari 2020 lalu, omzet yang berhasil diraup rata-rata Rp75 juta per bulan.

Akibat produksinya anjlok, juga berdampak di sektor tenaga kerjanya dimana sebelumnya mampu memperkerjakan sebanyak 25 orang, kini hanya memiliki tenaga kerja hanya 5 orang saja.

"Syukur saat ini ada orderan tiap bulannya meskipun hanya 800 ribu selama sebulan," imbuh Made Urita.

Sementara itu, Perbekel Desa Pohsanten Mendoyo, Kade Agung Sultra mengatakan di desanya ada 3 pengerajin namun hanya satu yang masih aktif berproduksi. Ia menyarankan agar pengrajin ini semua berproduksi agar orderan bisa dibagi rata.

Baca Juga:Jembrana Banjir, Puluhan Rumah Terendam di Desa Pengambengan

"Pihak Desa tidak bisa membantu pengrajin batok kelapa dengan materiil, namun hanya bisa memberikan masukan jika ada orderan harap bisa dibagi, sehingga terjadi pemerataan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini