alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bocah 16 Tahun Dikeroyok Gara-gara Nyalip Pemotor Mabuk di Jalan Laswi

Pebriansyah Ariefana Selasa, 23 Februari 2021 | 06:35 WIB

Bocah 16 Tahun Dikeroyok Gara-gara Nyalip Pemotor Mabuk di Jalan Laswi
Ilustrasi motor menyalip. [Facebook]

Asal muasal si bocah digebuki saat dia bersama kakaknya menyalip 3 motor. Yang disalip pun tidak terima.

SuaraBali.id - Bocah 16 tahun babak belur digebuki karena menyalip 3 pemotor mabuk. Si bocah lagi naik motor bersama kakaknya di Jalan Laswi.

Asal muasal si bocah digebuki saat dia bersama kakaknya menyalip 3 motor. Yang disalip pun tidak terima.

Pengeroyokan tersebut terjadi pada Minggu (14/2/2021) di Baleendah, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, aksi pengeroyokan tersebut bermula dari korban yang hendak ke daerah Katapang Kabupaten Bandung dari Garut.

Baca Juga: Bak Buk! Warga AS Digebuki Orang Lombok, Bibir Robek, Kepala Luka Parah

"Korban berboncengan dengan kakaknya," ujar hendra, Senin (22/2/2021).

Saat tiba di Jalan Laswi Baleendah, mereka menyalip sekelompok orang yang mengendarai tiga unit sepeda motor. Para pelaku yang diduga dalam keadaan mabuk, tidak terima sepeda motornya disalip.

Mereka kemudian mengejar sepeda motor korban dan mengadangnya. Para pelaku kemudian dua orang di antaranya langsung menganiaya korban menggunakan tangan dan helm.

"Salah satu pelaku memukul korban pakai helm, hingga mengakibatkan korban luka luka dan gigi patah. Kedua pelaku ini bersama enam orang kawannya sama sama menggunakan motor, cuma kawannya yang lain tidak ikut mukul, malah ada yang melerai perkelahian itu,"ujarnya.

Akibat perbuatan kedua pelaku ini, korban bernama Nurman Aminudin (16) itu masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga: Pria Babak Belur Disuapi Polisi di RS, Netizen: Pengen Ketawa Takut

Karena korban masih di bawah umur, lanjut Hendra, selain melanggar pasal 170 KUHP, kedua pelaku juga dijerat dengan UU No 35 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait