Strain Colombus, Varian Baru Virus Corona yang Ditemukan di Amerika Serikat

Setelah varian baru virus Corona yang berasal dari Inggris, peneliti kembali menemukan strain baru di Amerika Serikat.

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 09:12 WIB
Strain Colombus, Varian Baru Virus Corona yang Ditemukan di Amerika Serikat
COVID-19 mampu membajak sel inang untuk mereplikasi, menciptakan ribuan salinannya sendiri hingga sel inang kewalahan dan secara efektif membunuh dirinya sendiri [NIAID].

SuaraBali.id - Setelah varian baru virus Corona yang berasal dari Inggris, peneliti kembali menemukan strain baru di Amerika Serikat.

Peneliti dari Ohio State Univeristy Wexner Medical Center menyebut setidaknya ada tiga mutasi berbeda dari virus corona yang tersebar di Amerika Serikat (AS).

Ketiga mutasi ini menyebar cepat di Columbus, Ohio, selama tiga minggu berturut-turut, sejak akhir Desember 2020 hingga awal Januari 20219. Hal inilah yang membuat varian baru ini disebut strain Colombus.

"Seperti strain di Inggris, mutasi yang ada di Columbus kemungkinan lebih menular, sehingga dengan mudah bagi virus berpindah dari orang ke orang," ujar pihak universitas, mengutip Live Science, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga:Muncul Strain Baru Virus Corona di Brasil, Adakah Perbedaannya?

Namun Peter Mohler, selaku peneliti virus tersebut mengatakan belum ada bukti, jika mutasi virus ini tidak bisa ditangkal dengan vaksin Covid-19 yang sudah dibuat.

"Hingga kini, kami tidak memiliki data bahwa mutasi ini akan berdampak pada efektivitas vaksin yang sedang digunakan," terang Mohler.

Mohler dan peneliti Ohio lainnya memang secara teratur melakukan squencing atau penelusuran mutasi virus corona baru atau SARS CoV 2, sejak Maret 2020 untuk memantau evolusi virus.

Seperti varian baru yang ditemukan di Inggris, strain Columbus mengalami mutasi pada bagian spike protein virus, yang memungkinkan virus bisa lebih cepat masuk ke dalam sel.

"Sangat penting bagi kita untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap varian baru ini, sampai kita mendapatkan data tambahan sebagai bukti," lanjut Mohler yang juga Ketua Peneliti di Wexner Medical Center

Baca Juga:Ilmuwan Khawatir Mutasi pada Varian Baru Virus Corona Bisa Lolos Vaksin

Mutasi strain Columbus ini memiliki kode 501Y, yang identik dengan salah satu varian yang menyebar di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini