SuaraBali.id - WhatsApp keluarkan kebijakan baru agar pengguna tak diblokir dan kehilangan akun WhatsApp. Kebijakan baru WhatsApp itu kini menjadi topik hangat yang dibicarakan.
Namun, masih banyak pihak yang belum mengetahui persis, apa saja yang ada dalam kebijakan baru tersebut.
Berikut sederet kebijakan privasi baru WhatsApp yang perlu kamu tahu, dilansir laman Gadgetsnow, Jumat (8/1/2021):
1. Apa yang berubah dalam kebijakan privasi baru
Baca Juga:Update WhatsApp, Kini Wajib Berbagi Data dengan Perusahaan Facebook Lain
![Ilustrasi WhatsApp. [Tumisu/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/12/57235-ilustrasi-whatsapp.jpg)
Sebagai permulaan, WhatsApp tetap terenkripsi ujung ke ujung, yang berarti pesan Anda aman. WhatsApp menghadirkan tiga pembaruan, yakni bagaimana aplikasi memproses data Anda; bagaimana bisnis dapat menggunakan layanan yang dihosting Facebook untuk menyimpan dan mengelola mereka Obrolan WhatsApp, serta akan ada lebih banyak integrasi dari produk Facebook lainnya.
2. Data apa yang akan 'dikumpulkan' WhatsApp
Dalam hal data perangkat keras, inilah yang menurut kebijakan privasi baru, yang akan dilakukan WhatsApp
kumpulkan, meliputi level baterai, kekuatan sinyal, versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler.
Kemudian, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi operasi perangkat, dan pengenal (termasuk pengidentifikasi unik untuk Produk Perusahaan Facebook yang terkait dengan perangkat yang sama atau Akun).
Tidak ada yang mengkhawatirkan, tetapi poin ini bukan bagian dari kebijakan privasi WhatsApp sebelumnya.
Baca Juga:YouTuber Nessie Judge Baru Tahu Ada WhatsApp Story, Publik Menolak Percaya
3. Informasi apa yang akan dibagikan dengan Facebook