Kronologi DJ di Bali Akhiri Hidup Terjun dari Jembatan Suluban

Korban sempat mengirim pesan ke pacarnya.

Husna Rahmayunita
Senin, 04 Januari 2021 | 09:09 WIB
Kronologi DJ di Bali Akhiri Hidup Terjun dari Jembatan Suluban
Tim SAR mengevakuasi jenazah DJ di Bali bunuh diri. (dok.Beritabali.com/ist)

SuaraBali.id - DS (26), seorang DJ di Bali bunuh diri dengan cara terjun dari jembatan di kawasan Jimbaran.

Jenazah korban ditemukan di bawah jembatan Suluban, Pecatu, Badung. Korban diduga nekat mengakhiri hidup diduga karena masalah asmara.

Sebab, sebelum meninggal pria yang berprofesi sebagai Disk Jokey (DJ) sempat mengirimakn pesan WhatsApp kepada kekasihnya.

Dalam pesan tersebut, korban mengatakan akan mengakhiri hidupnya kepada sang kekasih.

Baca Juga:Positif Covid-19, Dipha Barus dan Istri Ungkap Gejala yang Dialami

Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), sebelum ditemukan tewas, korban DS meninggalkan rumahnya di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan sejak hari Kamis (31/12/2020) pukul 14.00 WITA menggunakan sepeda motor.

Menurut Kakak kandung korban yakni, Novita, adiknya pulang bekerja sebagai DJ, sekitar pukul 01.30 WITA.

Namun, pada Sabtu dini hari korban tak kunjung pulang ke rumah. Awalnya diduga korban pergi ke tempat temannya.

Tak lama, Novita mengatakan dia mendapat informasi dari pacarnya bahwa ada postingan di Facebook ada motor tak bertuan di Jembatan Pantai Suluban, Desa Pecatu.

Ilustrasi jenazah (Shutterstock).
Ilustrasi jenazah DJ di Bali bunuh diri (Shutterstock).

Khawatir dengan adiknya, sang kakak bersama keluarganya langsung menuju TKP.

Baca Juga:Miris! Tak Kuat Bayar Utang, Iskanda Mandi Bensin Lalu Bakar Diri

"Setelah kami kesana ternyata benar itu motor adik saya, lalu kami lapor Polisi, dan Basarnas," ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak