alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasien Covid-19 Bertambah 6.740 Orang, Total Kasus Sudah 706.837

M. Reza Sulaiman Sabtu, 26 Desember 2020 | 18:58 WIB

Pasien Covid-19 Bertambah 6.740 Orang, Total Kasus Sudah 706.837
Petugas memakai alat pelindung diri bersiap menjemput pasien tanpa gejala menggunakan bus sekolah di Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan hari ini, Sabtu (26/12/2020).

SuaraBali.id - Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia mengalami penambahan hari ini, Sabtu (26/12/2020). Data terbaru menunjukkan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Tanah Air bertambah 6.740 kasus atau jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 706.837 kasus.

Dilansir ANTARA, Sementara kasus sembuh bertambah 6.389 kasus atau total sebanyak 576.693 kasus sembuh, dan kasus meninggal bertambah sebanyak 147 kasus atau total 20.994 kasus meninggal.

Kasus terkonfirmasi COVID-19 terjadi di 510 kabupaten/kota dan 34 provinsi. Sedangkan suspek sebanyak 68.061 kasus dan spesimen yang diambil sebanyak 44.581 spesimen.

Penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 harian terjadi di DKI Jakarta dengan kasus sebanyak 2.058 kasus, diikuti Jawa Tengah dengan 871 kasus dan Jawa Timur sebanyak 803 kasus.

Baca Juga: Ruam Kulit Dewi Persik Saat Covid-19 Akibat Varian Baru Virus Corona?

Sementara kasus sembuh terbanyak juga terjadi DKI Jakarta dengan total 2.558 kasus, diikuti Jawa Barat dengan jumlah kesembuhan sebanyak 678 kasus dan Jawa Timur sebanyak 661 kasus sembuh.

Untuk kasus meninggal, terbanyak terjadi di Jawa Timur dengan 58 kasus, diikuti Jawa Tengah dengan 20 kasus meninggal dan DKI Jakarta dengan 14 kasus meninggal.

Satgas Penanganan COVID-19 terus mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan atau 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menjauhi kerumunan.

Terkait hal ini juga, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyoroti 28 kabupaten/kota yang skornya hampir mendekati zona merah.

"Zona merah berarti skornya dibawah 1,81. Zona oranye skornya antara 1,81 - 2,4 dan zona kuning 2,41 -3 dan zona hijau lebih dari 3," jelasnya.

Baca Juga: Kronologi Komplet Warga Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Brebes

Wiku lanjut menyebutkan daerah-daerah yang perlu serius menyikapi skor tersebut, karena sudah mendekati zona merah.

Pada skor 1,81 ada 4 daerah diantaranya di Mihasa Selatan (Sumatera Utara), Sumba Tengah (NTT), Banyumas (Jawa Tengah) dan Kota Bekasi (Jawa Barat).

Skor 1,82 ada 5 daerah diantaranya berada di Gunung Mas dan Barito Timur (Kalimantan Tengah), Bekasi (Jawa Barat), Jakarta Utara (DKI Jakarta) dan Kota Palembang (Sumatera Selatan).

Lalu skor 1,83 ada 2 daerah yakni Jepara (Jawa Tengah) dan Bandung (Jawa Barat). Skor 1,84 di Mukomuko (Bengkulu) dan Kota Medan (Sumatera Utara).

Skor 1,85 ada 4 daerah yakni Kapuas (Kalimantan Tengah), Kota Kediri (Jawa Timur), Karanganyar dan Pati (Jawa Tengah). Skor 1,86 di Grobafab (Jawa Tengah) dan Bengkulu Utara (Bengkulu). Skor 1,87 di Pamekasan (Jawa Timur).

Skor 1,88 di Gowa (Sulawesi Selatan), Kota Pangkal Pinang (Kep Bangka Belitung) dan Lampung Selatan (Lampung). Dan skor 1,9 berada di Mimika (Papua), Ngawi dan Lamongan (Jawa Timur), serta Magelang dan Pekalongan (Jawa Tengah).

"Sedikit lagi pemimpin daerah dan masyarakatnya lengah, maka kabupaten/kota ini dapat berpindah menjadi zona merah pada minggu depan dan berkontribusi terhadap naiknya angka zona merah di tingkat nasional. Tentunya ini jangan sampai terjadi, dan harus kita hindari," pesan Wiku.

Untuk itu Satgas Covid-19 meminta keseriusan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat untuk betul-betul menjaga kabupaten/kota ini. Dan berupaya untuk memperbaiki penanganan agar risiko penularannya menurun.

Jika daerah pindah ke zona merah pada minggu depan, maka penanganan Covid-19 daerah tersebut memburuk. Dan masyarakatnya terancam keselamatan jiwanya akibat Covid-19.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait